Kabainstrahan Kemhan : Pentingnya Pelibatan Kementerian/Lembaga dalam Merumuskan Ancaman Nonmiliter

Jakarta – Bharindojakartaindonesia.com/ – Kepala Badan Instalasi Strategis Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kabainstrahan Kemhan) Mayjen TNI Yudi Abrimantyo membuka Rapat Koordinasi Perumusan Ancaman Nonmiliter di Jakarta.
Selasa, (13/6/2023).

“Ancaman Negara saat ini tidak hanya ancaman militer, namun lebih didominasi oleh ancaman yang bersifat nonmiliter baik berdimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi, keselamatan umum maupun ancaman berdimensi legislasi,” kata Kabainstrahan Kemhan.

Ancaman nonmiliter tersebut, menurut Mayjen TNI Yudi Abrimantyo meskipun berdampak terhadap bidang pertahanan namun demikian penanganannya tidak cukup hanya melibatkan Kementerian Pertahanan saja melainkan juga K/L terkait lain sesuai bentuk dan sifat ancaman yang dihadapi.

Maka dalam merumuskan ancaman nonmiliter, penting untuk memperhatikan faktor-faktor ancaman yang ditimbulkan guna mengembangkan strategi dalam mengatasi atau mencegahnya.
Pelibatan K/L di luar bidang pertahanan sangat penting dalam merumuskan bersama ancaman nonmiliter.

Dalam rakor tersebut disampaikan paparan dari Direktur Kebijakan Strategi Pertahanan Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI Yudhi Murfi tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara. Kemudian Direktur Sumber Daya Manusia Pertahanan Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI Fahrid Amran terkait Pemanfaatan Sumber Daya Pertahanan dan Kepala Pusat Informasi Strategis Pertahanan Bainstrahan Kemhan Brigjen TNI Robi Herbawan yang memaparkan terkait Hakikat Ancaman Nonmiliter dan Penilaian Ancaman Nonmiliter.

Turut hadir dalam rakor antar K/L diantaranya, Sekjen dari seluruh kementerian, Wakapolri, Sestama PPATK, BIN, dan Sestama Badan lainnya serta Sekjen Badan Pengawas Pemilu.

(One)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *