Mahasiswa KKN Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Berhasil Mengubah Limbah Feses Ternak Domba Menjadi Pupuk Organik

Desa Cihideung Udik-Bharindojakartai donesia.com/- yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah menjadi saksi dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mandiri yang inovatif yang dilakukan oleh Yuli Kiswanto selaku mahasiswa dari Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. kegiatan KKN ini dilaksanakan mulai tanggal 8 Mei 2023 – 8 Juni 2023. Pada program KKN ini.

mahasiswa telah melibatkan diri secara aktif dalam mengatasi permasalahan lingkungan dan menerapkan solusi berkelanjutan untuk mengembangkan pertanian dan kesejahteraan peternak di Desa Cihideung Udik. Kegiatan KKN ini berfokus pada pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan limbah feses ternak domba. Pemilihan domba sebagai objek utama dalam program ini disebabkan oleh jumlah populasi yang signifikan di wilayah tersebut.


Melalui kerjasama dengan Mawarbiru Farm dan kelompok tani ternak di Desa Cihideung Udik, mahasiswa telah mengumpulkan limbah ternak domba yang kemudian diolah menjadi pupuk organik berkualitas tinggi. Limbah feses ini diproses melalui tahap fermentasi yang diatur dengan baik untuk menghasilkan pupuk organik yang berkualitas tinggi. Proses ferementasi ini dilakukan dengan memperhatikan faktor suhu, kelembaban, serta rasio karbon dan nitrogen yang optimal.

Bapak Ali, salah satu peternak di Desa Cihideung Udik, merasa sangat terbantu dengan program KKN ini. “Sebelumnya, saya kesulitan mengelola limbah feses domba.
Tetapi dengan adanya bantuan dan pengetahuan dari mahasiswa dan dosen, kami bisa mengubahnya menjadi pupuk organik yang berguna bagi lahan pertanian kami,” ujarnya dengan senyum menggembirakan.


Disamping edukasi dan praktik mengenai pengolahan feses domba, mahasiswa KKN juga memberikan penyuluhan kesehatan ternak kepada peternak di desa tersebut. Mereka mengadakan sesi pelatihan dan diskusi interaktif tentang praktik-praktik terbaik dalam menjaga kesehatan ternak. Pemahaman untuk mengidentifikasi penyakit domba secara umum, memberikan perawatan yang tepat serta tata cara pemberian obat-obatan dan vitamin dipraktikan pada kegiatan tersebut.
Dengan pengetahuan baru ini, diharapkan peternak di Desa Cihideung Udik dapat meningkatkan kondisi kesehatan ternak mereka dan mencegah penyakit yang dapat mengurangi produktivitas.

Selain fokus pada pertanian dan kesehatan ternak, Yuli Kiswanto juga menyelenggarakan program bakti sosial peternakan melalui gerakan “Bagi Susu dan Telur” untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kecukupan gizi masyarakat. Program penunjang ini berhasil mengedukasi masyarakat tentang manfaat susu dan telur dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari dan bagaimana mengonsumsi pola makan yang seimbang dan nutrisi yang cukup bagi pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.


Desa Cihideung Udik dan masyarakat setempat juga merespon positif terhadap program KKN ini. Pemerintah Desa Cihideung Udik juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program KKN ini. Bapak H. Denny, Kepala Desa Cihideung Udik, menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa dan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang yang telah peduli dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semua pihak” katanya


KKN yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang berhasil antara akademisi dan praktisi di sektor pertanian. Melalui upaya bersama dengan Mawarbiru Farm dan kelompok tani ternak di Desa Mawarbiru Farm, mahasiswa KKN telah berhasil memberikan manfaat yang signifikan bagi komunitas lokal. Harapannya, keberhasilan program ini akan menjadi contoh yang menginspirasi bagi universitas dan lembaga pendidikan lainnya untuk melaksanakan kegiatan KKN yang berfokus pada solusi berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pewarta : Budi/hs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *