Aksi Demo BPI KPNPA – RI Kantor Inspektorat Kota Palembang

Palembang, Bharindojakartaindonesia.com/-
Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia atau BPI KPNPA – RI Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini melakukan aksi demo di kantor Inspektorat Kota Palembang untuk menyampaikan aspirasinya, Senin (03/07/23).

Rahmat Sandi, selaku perwakilan massa aksi saat menyampaikan aspirasinya mengatakan bahwa pihaknya mempertanyakan anggaran Dinas di Inspektorat yang mencapai Milyaran Rupiah untuk berbagai kegiatan. Selain itu pihaknya juga mempertanyakan laporan yang tidak kunjung ditindaklanjuti dari Kejaksaan Negeri ke Inspektorat Kota Palembang.

“Kita mempertanyakan 9 item laporan yang sudah kita sampaikan, apakah sudah ditindaklanjuti atau belum. Jika sudah, maka berikan kami salinan atau copy berkasnya untuk kami pertanyakan ke pihak Kejari Kota Palembang,” ujarnya.

Selain itu, Munson Pasaribu yang juga perwakilan massa aksi turut menyampaikan pendapatnya mengatakan jika aksi hari ini merupakan hak masyarakat untuk mengemukakan pendapatnya di muka Umum dan itu dilindungi oleh Undang-Undang.

“Kami aksi hari ini untuk menyampaikan aspirasi atau mengemukakan pendapat di muka umum yang dilindungi oleh Undang-Undang. Kami melihat selama ini Inspektorat Kota Palembang diduga tidak bisa bekerja dengan baik karena masih banyak temuan BPK RI setiap tahunnya dari tahun 2020-2023 anggaran begitu besar yang diberikan Pemerintah Kota ke Inspektorat yang mengawasi setiap OPD. Tapi, hasil dari penelitian kami masih banyak OPD-OPD yang diduga melakukan penyimpangan atau kekurangan vokume, tidak sesuai spek dan mark up,” imbuhnya.

Ketua BPI KPNPA – RI Provinsi Sumatera Selatan, Fery saat ditanyai wartawan menuturkan bahwa pihaknya meminta kejelasan terkait laporan dan dirinya juga meminta Kepala Inspektorat untuk mundur dari jabatanyan karena diduga tidak bisa bekerja dengan baik dalam mengawasi setiap OPD di Palembang sebab masih banyak OPD-OPD yang diduga melanggar ketentuan.

Ditempat terpisah, Kepala Inspektorat Kota Palembang, Jamiah saat ditemui awak media menyampaikan pendapatnya mengatakan bahwa pihaknya sudah bekerja secara maksimal dalam mengawasi setiap OPD dan terkait laporan yang disampaikan oleh pendemo tadi itu sudah kami sampaikan ke pihak Kejari.

Ditanya soal Kepala Inspektorat untuk mundur dari jabatannya, Jamiah menuturkan bahwa selagi dirinya diberi amanah oleh pimpinan dan staf, maka dirinya akan mempertahankan jabatan tersebut.

Terkait rangkap jabatan Jaksa yang menjadi Kepala Inspektorat, Jamiah menjelaskan bahwa itu memang ada di Perja No. 3 tahun 2021, “tidak merangkap, memang kami dikaryakan, ditugaskan untuk membantu,” tutupnya.

Pewarta : Bunyamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *