Terkait Pemberitaan Salah Satu Media Online Atas Dugaan Pelecehan Sangadi Desa Lolan II Bolmong”Keluarga Korban Merasa Kebratan Atas Berita Tanpa Konfirmasi

BhayangkaraJakartaIndonesia.com/ – Bolmong – Kamis,06/07/2023. Menarik, salah satu media online beberapa waktu lalu sempat merilis berita dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan dengan nama samaran”Jingga’’ oleh oknum sangadi (Kades) Kepala Desa Lolan II Kecamatan Bolaang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow.

Dari pemberitaan yang sudah beredar dimasyarakat tersebut tak ayal langsung mendapatkan respon dari pihak keluarga ‘Jingga”.

Sebelumnya diketahui, media online tersebut sempat mengangkat berita atas dugaan pelecehan yang telah dilakukan oleh oknum Sangadi Desa Lolan II berinisial AG berdasarkan rekaman video berdurasi 2 menit 50 detik yang didapatkan dari sumber yang memberikan rekaman video tersebut pada awak media online dimaksud.

Kejadian tersebutpun sudah berjalan hampir dua bulan lamanya dan dari rilisan berita tersebut,memuatkan hasil konfirmasi dengan Hukum Tua Desa Lolan II yang membantah bahwa informasi tersebut tidak benar, bahkan Hukum Tua akan melaporkan pihak yang telah memfitnah dirinya.

Terkait dengan berita tersebut, Sangadi Desa Lolan II dikonfirmasi Media ini Kamis, 6 Juli 2023, mengatakan, bahwa apa yang dilaporkan oleh sumber pada media news.lidik.co.id dalam berita tersebut itu tidak benar sama sekali, bahkan itu merupakan fitnah buat saya.

‘’Apa yang dlaporkan oleh sumber dalam pemberitaan media online news.lidik.co.id tersebut itu tidak benar dan merupakan fitnahan buat saya,’Ujar AG.

Dirinya akan melaporkan oknum yang telah memfitnahnya bila nanti diketahui identitasnya ‘ini bukan saja fitnah akan tetapi pencemaran nama baik saya selaku pemerintah di Desa Lolan II,’Tegas AG.

Sementara itu, dari keluarga korban dugaan pelecehan dengan nama samaran ‘Jingga sendiri, merasa kaget dan terpukul atas beredarnya pemberitaan oleh media online news.lidik.co.id yang sudah beredar dimasyarakat.

Ibu Asti selaku tante dari Jingga via telepon selular pada media ini menyampaikan bahwa kejadian itu hanyalah bersifat candaan saja antaran Pak Sangadi dengan Ponakannya, karena pak Sangadi sendiri juga merupakan paman dari jingga yang sering di sapa oleh keluarga mereka dengan sapaan Tua’ alias paman dalam bahasa melayu manado, dan sudah diklarifikasi secara kekeluargaan antara orang tua ‘Jingga, tantenya dan juga dengan pak sangadi selaku pamannya mereka dengan saling memaklumi dan memaafkan.

‘itu hanyalah candaan belaka saja, Jadi tidak ada lagi persoalan yang perlu dibesar-besarkan diinternal keluarga mereka, apalagi informasi yang didapat oleh wartawanyang memberitakan, datangnya dari pihak ataupun orang lain yang hanya akan memperkeruh persoalan dan bisa-bisa berdampak pada hubungan kekerabatan dan silaturahmi antara Pak Sangadi dan keluarganya retak,’Terang Ibu Asti.

Tambah ‘Asti, justru dirinya sebagai tante dan keluarga ‘Jingga, sangat merasa keberatan atas pemberitaan sepihak oleh Oknum wartawan yang menulis berita tanpa konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak keluarganya.

“ini sudah menyangkut nama baik kami keluarga di Desa Ini yang merasa telah dicemarkan nama baiknya oleh pihak yang melapor pada oknum wartawan maupun oleh wartawan media bersangkutan, bahkan orang tua dari jingga sendiri merasa tidak terima dan merasa malu oleh karena oknum yang menyebarkan isu ini tidak tau menau dengan persoalan keluarga mereka lantas seenaknya menebar fitnah apalagi lewat pemberitaan semacam ini, kami sangat-sangat merasa keberatan dan meminta pada media yang bersangkutan untuk menghapus postingan berita tersebut dan kalaupun terpaksa bila demi memulihkan nama baik kami keluarga, kami akan melaporkan hal ini ke aparat berwajib,’Tegas Asti dengan nada kesal.

(R01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *