Polisi di TKP Dalam Perkara Perampasan Hak Masyarakat Yang Dilakukan PT AMAL TANI

Langkat- Bharindojakartaindonesia.com/-
Pada hari Rabu tanggal 05 Juli 2023 sekira 14.00 Wib Team Media Bharindo berada di Desa Sumberjaya Kec.Serapit Kab.Langkat tepatnya di lokasi HGU PT.AMALTANI memonitor adanya cek TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang dilakukan oleh Pihak Kepolisian Polres Langkat dan di hadiri oleh pihak BPN Langkat selaku saksi ahli dan pihak Pelapor An.SUKATMA dan pihak Lembaga Reclasering selaku pemrgang kuasa dari Pelapor serta dari pihak Terlapor PT.AMALTANI yang dihadiri oleh Menejer Umum An.DARUL IMAN HUTABARAT .

Cek Tempat Kejadian Perkara tersebut  atas adanya Laporan Pengaduan Pelapor An.SUKATMA ke Poldasu tentang  Penyerobotan/Perampasan hak   atas Lahan milik Pelapor seluas lebih kurang 2 Ha  berdasarkan Sertifikat hak milik no 93 tahun 1986 yang dilakukan oleh terlapor Pihak PT.AMAL TANI .
Laporan tersebut Pihak Polda Sumut menyerahkan penanganan Penyidikannya ke Polres Langkat karna wilayah hukumnya Polres LangkatLangkat.


Dari Hasil Cek Tempat Kejadian Perkara tersebut pihak BPN Badan Pertanahan Negara Kab.Langkat selaku Saksi Ahli   telah menentukan Lokasi letak lahan tanah milik Pak SUKATMA sesuai dengan Sertifikat no 93 tahun 1986 atas Hak milik SUKATMA dan benar di temukan diatas lahan tersebut di tanami tanaman Kelapa Sawit yang dilakukan oleh pihak PT.AMAL TANI dan hasil dari temuan Cek  Tempat Kejadian Perkara tersebut disaksikan oleh seluruh pihak yang hadir.


Team Media Bharindo Sumut  kemudia mengkofirmasi PT.AMAL TANI yaitu Pak DARUL IMAN HUTABARAT selaku menejer Umum tentang hasil dari Cek Tempat Kejadian Perkara tersebut  dan mengatakan bahwa tanaman tersebut berada di dalam HGU PT.AMAL TANI no 72 tahun 2013

kemudian Team mengkonfirmasi pihak Kepolisian Pelres Langkat selaku Penyidik dan mengtakan belum bisa menjelaskan masih  menunggu Keputusan dari pihak BPN Langkat selaku Saksi Ahli  dalam Perkara tersebut selanjutnya team mengkonfirmasi Pak SUKATMA selaku Pelapor membenarkan bahwa Tempat Kejadian Perkara tersebut yang sekarang ini ditanami pohon kelapa sawit oleh PT.AMAL TANI

adalah lahan tanah miliknya sesuai sertifikat hak milik no 93 tahun 1986 yang sejak tahun 1985 bertempat tinggal dan bercocok tanam di lahan tersebut dan tahun 1986 telah memiliki Surat Sertifikat hak milik dan kemudian di usir paksa oleh para pereman sehingga rumah tempat tinggal di bakar yang diduga di lakukan oleh pihak PT.AMAL TANI dengan kekerasan menggunakan tenaga Preman dan harapan dari Pelapor agar kiranya Pihak Kepolisian  selaku Penyidik dapat bersikap adil dalam melaksanakan penegakan hukum dan pihak PT AMAL TANI dapat mengembalikan hak hak masyarakat yang selama ini dikuasainya.

Erwinsyah/Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *