Danramil-15 Kodim 1303 Bolmong Bersama Kapolsek Bintauna Berikan Materi Pencerahan Dan Edukasi Hukum Pada Sejumlah Siswa Baru Di SMAN 1 Bintauna Kabupaten Bolmong Utara.

Bolmong-BharindoJakartaIndonesia.com/ Pentingya wawasan tentang hukum bagi setiap generasi muda sangat dibutuhkan diera moderenisasi saat ini, keterbukaan informasih dan kecanggihan teknologi digital dunia maya, selain dapat memberikan dampak positif bagi kalangan generasi muda, juga berbarengan dengan hal-hal negatif yang perlu adanya filter dalam mengakses semua informasi tersebut agar tidak berdampak secara fsikologi dalam orientasi kehidupan nyata.

Apalagi saat ini, sudah menjadi rahasia umum bahwa kecanggihan teknologi yang mayoritas digunakan oleh masyarakat seperti Handpone atau telepon genggam dengan berbagai type, jenis, merk dan kelebihannya masing-masing, disamping manfaatnya memberi kemudahan bagi manusia dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari, juga membawah dampak negatif bila disalah gunakan.

Oleh karena itu kepedulian kita semua baik dilingkungan keluarga,masyarakat,sekolah maupun tempat kerja sangat dibutuhkan dalam ikut membantu menciptakan filter sebagai penangkal dari dampak buruk dari perkembangan era modern saat ini.

Mengacu pada hal tersebut diatas, Danramil Kodim 1303-15 Kecamatan Bintauna bersama Kapolsek Bintauna Kecamatan Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara menggelar kegiatan pemberian materi pencerahan dan edukasi tentang masalah hukum pada sejumlah siswa dan siswi baru SMA Negeri I Bintauna.

Materi pertama disampaikan oleh Kapolsek Bintauana ‘Iptu Aprizal Alam, S.Sos yang isinya mengenai Kesadaran Hukum adalah pemahaman dan kesadaran yang dimiliki oleh individu atau masyarakat tentang hukum dan peranannya dalam kehidupan sosial, Ini melibatkan pemahaman tentang aturan hukum, nilai-nilai yang mendasarinya, dan konsistensi yang diharapkan antara aturan hukum dan rasa aman yang diinginkan atau diharapkan dalam masyarakat, dimana Kesadaran hukum melibatkan pengakuan bahwa hukum adalah kerangka kerja yang mengatur perilaku individu dan interaksi sosial, Ini mencakup pemahaman bahwa hukum adalah sarana untuk mencapai keadilan, memelihara ketertiban, melindungi hak asasi manusia, dan mempromosikan kesejahteraan sosial. Disamping Kesadaran hukum juga mencakup pemahaman tentang konsekuensi dari melanggar hukum, baik secara pribadi maupun sebagai anggota masyarakat.

Sementara itu materi kedua diberikan oleh Danramil-15 Kodim 1303 Bolmong ‘Letda Infanteri. Haris Hulinggi , mengenai poin-poin yang pertama, Pengetahuan Hukum, dimana Indikator ini mengacu pada pemahaman seseorang atau masyarakat tentang hukum secara umum. Ini mencakup pengetahuan tentang berbagai jenis hukum, sistem hukum yang berlaku, proses hukum, lembaga-lembaga hukum, hak dan kewajiban hukum, serta hak asasi manusia. Tingkat pengetahuan hukum yang baik menunjukkan adanya kesadaran hukum yang kuat.

Yang kedua mengenai Pemahaman Hukum.
Selain memiliki pengetahuan hukum, pemahaman hukum mencakup kemampuan individu atau masyarakat untuk menggambarkan dan menjelaskan prinsip-prinsip hukum, norma-norma hukum, dan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Pemahaman hukum memungkinkan individu atau masyarakat untuk melihat hukum sebagai kerangka kerja yang relevan dan penting dalam kehidupan mereka.

Yang ketiga Sikap Hukum.
Sikap hukum merujuk pada pandangan, keyakinan, dan nilai-nilai individu atau masyarakat terhadap hukum. Sikap hukum mencakup apakah individu atau masyarakat memiliki kepercayaan positif terhadap hukum, menghormati otoritas hukum, dan percaya pada pentingnya keadilan dan kepatuhan terhadap hukum. Sikap hukum yang positif menunjukkan adanya kesadaran hukum yang baik.

Dan yang terakhir mengenai Perilaku Hukum.
Perilaku hukum adalah tindakan nyata individu atau masyarakat yang sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku. Ini mencakup kepatuhan terhadap hukum, partisipasi dalam proses hukum, dan penggunaan sarana hukum untuk menyelesaikan konflik atau masalah. Perilaku hukum yang baik menunjukkan adanya kesadaran hukum yang termanifestasi dalam tindakan konkret.

(R01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *