Kasus Tahanan Polresta Banyumas Tewas, Polda Jateng Tetapkan 10 Tahanan dam 4 Oknum Polisi Jadi Tersangka

SEMARANG– Bharindojakartaindonesia.com/- Polda Jateng menetapkan 10 tahanan Polresta Banyumas dan 4 oknum polisi menjadi tersangka kasus tewas tahanan di Polresta Banyumas.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan 10 tahanan itu berkas sudah masuk tahap satu dan menunggu tahap dua.
Sedangkan kepada anggota itu ada11anggota yang terlibat dimana 4 diantara jadi tersangka. 

“Jadi 11 anggota ini dilakukan pemeriksaan dari Propam, 4 anggota kita kenakan terkait dengan disiplin kemudian 7 orang kita lakukan terkait dengan kode etik.
Lalu 4 orang anggota diantara 7 itu masuk ke ranah pidana,” katanya di Mapolda Jateng.
Senin, (17 juli 2023).

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkap 4 oknum polisi ini sudah ditahan.
Kapolda Jateng mengakui ada unsur kelalaian anggota sehingga insiden tersebut terjadi.

Serta tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku pada saat proses penangkapan.
“Kasus ini menjadikan pembelajaran sudah saya warning ke seluruh jajaran Polda Jawa Tengah Polri Salah satu tugas pokoknya adalah menegakkan hukum tetapi tidak boleh anggota Polri kita menegakkan hukum dengan cara melanggar hukum.
Oleh karena itu menjadi komitmen kita untuk lakukan penyelidikan secara transparan untuk jadi pelajaran sehingga kita menjadi sehat dalam rangka memberikan rasa keadilan kepada masyarakat, “ungkapnya.

Kasus tewasnya OK (26) tahanan Polresta Banyumas terjadi saat OK ditangkap di rumahnya di Banyumas pada Mei 2023.
Dan kemudian menjadi tahanan Polresta Banyumas. Selama 14 hari setelah penangkapan tersebut, dirinya dipulangkan kepada keluarga dengan keadaan tak bernyawa beserta luka-luka di tubuhnya.

  (Cun/qo/awy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *