Pengurus Ikatan Apoteker Kab Pasaman Barat laksanakan Program Gerakan Keluarga Sadar Obat ( GKSO)

Pasaman Barat – Bharindojakartaindonesia.com/-Sebagai wujud peduli terhadap kesehatan masyarakat, kegiatan dilaksanakan di dusun. I jorong Bunuik Nagari Bunuik kecamatan Kinali, dengan menjalankan detensi dini Permasalahan di bidang obat dan penggunaan obat yang selalu muncul dari tahun ke tahun. Peredaran obat palsu, salah kaprah dan panic buying obat Covid-19 serta polemik sediaan sirup yang ditengarai menjadi penyebab gagal ginjal akut cukup meresahkan dan membingungkan masyarakat, minggu 6/8/2023 , ujar Ayu.

Ketua ikatan Apoteker Cabang Pasaman Barat apt. Sri  Wahyuni, S. Farm ia menuturkan bahwa selama ini kurangnya informasi bagi masyarakat tentang penyuluhan pengunaan obat  yang terpercaya, akurat dan tidak bias dalam penggunaan obat agar tidak menimbulkan keresahan dan kebingungan dalam menyikapi isu dan permasalahan seputar obat. Adanya sosok terpercaya maupun komunitas yang sadar dalam penggunaan obat yang benar dapat sebagai salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam memperoleh informasi obat yang benar, tegas Ayu.

Dalam kegiatan Gerakan Keluarga Sadar Obat yang di laksanakan oleh Pengurus ikatan Apoteker Indonesia cabang Pasaman barat,yg diketuai oleh apt.Sri wahyuni,S.Farm beserta anggota.Melakukan kegiatan pengabdian di nagari bunut dusun 1 Jorong Bunuik dimulai hari minggu tgl 6 agustus 2023 dengan membentuk kampung ASK Me Dagusibu dimana merupakan  program Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO) dengan slogan DAGUSIBU untuk membantu dan memandu masyarakat menggunakan obat dengan lebih baik. Harapannya masyarakat  bunut dusun 1 dapat mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang (DAGUSIBU) obat dengan benar agar memperoleh manfaat terbesar dari obat dan terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan atau membahayakan dari obat

Program GKSO ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan pembentukan Kampung ASK Me DAGUSIBU (Apoteker Sahabat Keluarga Melayani Edukasi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, membuang obat dengan benar)  .  Kick off Kampung ASK Me DAGUSIBU akan dilakukan dalam rangka HUT IAI yang diikuti dengan pembentukan kader DAGUSIBU dan puncak peresmian akan dilakukan saat world pharmacist day pada bulan September 2023 nantinya.Pembentukan Kampung ASK Me DAGUSIBU memiliki tujuan:

1. Meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam menggunakan obat. 2. Meningkatkan dampak kehadiran dan kemanfaatan apoteker di komunitas

3. Membuat program ikonik yang identik dengan apoteker (IAI) dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam menggunakan obat.

4. Memposisikan slogan/branding “Ingat Obat Ingat Apoteker” di benak masyarakat

Tahapan pelaksanaan kegiatan Pembentukan Kampung Ask me dagusibu nagari bunut dusun 1
1.Advokasi bersama walinagari bunut zulatiska,amd.keb dan jorong Bunuik Samsuri, S. Ag serta bidan desa bulan juli 2023
2.Kunjungan dari rumah ke rumah warga untuk melakulan survei kebiasaan warga dalam menggunakan obat dan pengetahuan serta sikap dalam dagusibu serta memberikan edukasi kepada warga tentang dagusibu telah dilaksanakn tgl 6 agustus hari ini sebanyak 40 apoteker pasbar bersama anak KKN UNSND
3.Inagurasi atau peresmian Kampung ASk me  DAGUSIBU dengan menggandeng stakeholder setempat  yg akan di canangkan tgl 25 dep 23 bertepatan dengan hari Farmasi sedunia


Sementara itu Samsuri, S. Ag selalu kepala jorong menyambut dengan baik adanya program Gerakan keluarga sadar obat yang dilakukan kegiatan oleh ikatan Apoteker Pasaman Barat dan menjadikan Dusun. I jorong Bunuik sebagai dusun binaan, dengan harapan agar masyarakat dapat mengerti dalam pembelian,penggunaan, pengamanan, sehingga tidak salah dalam. Pengunaan nya, harap Sam.

( samsuri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *