Polda Sumut Dalami Laporan Repdem soal Rocky Gerung Diduga Hina Jokowi

Medan-Bharindojakartaindonesia.com/- Organisasi sayap PDI Perjuangan, yakni Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) melaporkan Rocky Gerung ke Polda Sumut atas dugaan penghinaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Polisi saat ini tengah mendalami laporan tersebut.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan pihaknya telah menerima laporan itu. “Sudah diterima, nanti tinggal lihat proses selanjutnya,” kata Hadi, Jumat (4/8/2023).

Sebelumnya diberitakan, Repdem Sumut melaporkan Rocky Gerung ke Polda Sumut. Laporan itu terkait dugaan penghinaan kepada Jokowi.

Dugaan penghinaan itu dilaporkan ke Polda Sumut, Rabu (2/8). Laporan itu diterima dengan nomor: STTLP/B/816/VIII/2023/SPKT/Polda Sumut.

Ketua DPD Repdem Sumut Martua Siadari mengatakan pernyataan Rocky Gerung itu merupakan sebuah penghinaan kepada Jokowi selaku Presiden. Pihaknya melaporkan Rocky Gerung atas dugaan Tindak Pidana ITE.

“Kita melaporkan di sini sebagai warga negara yang tersakiti hatinya, ketika pemimpin Indonesia saat ini dihina di muka umum dan videonya beredar di media sosial,” kata Martua di Mapolda Sumut.

Martua mengatakan setiap warga negara memang memiliki kebebasan untuk mengekspresikan pendapatnya. Namun, menurutnya, ada aturan yang harus ditaati dalam menyampaikan pendapat.

Kita tahu setiap warga negara memiliki hak konstitusional menyatakan pendapat. Akan tetapi kebebasan berpendapat itu ada aturannya, ada rule of game-nya, bukan seenaknya saja melontarkan ujaran kebencian kepada kepala negara,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai seorang akademisi, Rocky Gerung harusnya menjunjung tinggi nilai-nilai ketimuran yang berlaku di masyarakat Indonesia. “Menjelang tahun politik ini, rakyat harus dicerdaskan bukan diberikan ujaran-ujaran kebencian yang belum tentu semua orang menerimanya,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepolisian agar segera mengusut kasus tersebut. Dia meminta Rocky Gerung agar diproses.

“Kami minta agar pelaku dalam kejadian ini dapat diusut dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Rocky Gerung diduga menyentil Jokowi menggunakan kata ‘bajingan’ dalam acara yang ditayangkan di kanal YouTube Refly Harun. Menurut Rocky Gerung, istilah itu biasa di dalam perdebatan politik.

“Jadi, kata bajingan itu kalau dimasukkan di dalam etnolinguistik, itu istilah yang bagus sebetulnya, istilah yang memperlihatkan ada keakraban. Makanya saya ucapkan saja, ‘memang bajingan itu Presiden Jokowi’. Kan itu di dalam dalil itu suasananya berdebat politik, bukan saya menghina dia sebagai kepala keluarga, sering saya ucapin kok di publik,” kata Rocky di video akun YouTube Rocky Gerung Official.

Toni team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *