Warung Kopi Janggut Jadi Tempat Bakti Sosial  Donor Darah Dan Baca Puisi Kemerdekaan

Tanjungpandan,Belitung- Bharindonakartaindonesia.com/- Dalam rangka memperingati HUT Ke- 78 Kemerdekaan Republik Indonesia, PMI Kecamatan Tanjungpandan mengelar bakti sosial donor darah dan baca puisi kemerdekaan di Warung Kopi Janggut , Rabu (16/08/2023).

Pada pelaksanaan kegiatan dihadiri Ketua PMI Kabupaten Belitung Dr. Suhendri Sp.OG, Ketua PMI Kecamatan Tanjungpandan Ngadiran, sastrawan Belitung (Pemenang Lomba Puisi), Tokoh- tokoh Pemuda dan pencinta Kopi Janggut Belitung.

Dalam sambutannya Dr. Suhendri,Sp.OG  Ketua PMI Kabupaten Belitung mengatakan, kami telah membentuk PMI dilima Kecamatan Kabupaten Belitung. Adapun kegiatan bakti sosial ini, kita harapkan membuat masyarakat terbiasa untuk melakukan donor darah.

“Dan kondisi sekarang kebutuhan akan darah di Kabupaten Belitung sedikit meningkat, karena ada kasus demam berdarah serta makin banyaknya penderita gagal ginjal yang memerlukan cuci darah. Sehingga permintaan akan darah semakin meningkat, kita sebenarnya berharap permintaan akan darah janganlah tinggi,” harap mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung ini.

Sementara itu ,Ketua Panitia kegiatan Bakti Sosial Ngadiran yang juga pemilik Warung Kopi Janggut mengatakan,untuk pelaksanaan donor darah mendapatkan 21 kantong darah, dan pembaca puisi kemerdekaan pesertanya dari pemenang lomba puisi serta seniman Belitung.

“Alhamdulillah PMI Kecamatan Tanjungpandan mengucapkan terima kasih, karena sebanyak 21 Kantong yang berhasil disumbangkan pada kegiatan bakti sosial peringatan HUT Ke- 78 Kemerdekaan RI. Untuk Peserta pembaca puisi berasal dari pemenang lomba puisi dan seniman Belitung,” ujar Diran sapaan akrab Ngadiran yang juga merupakan seniman sastra cukup terkenal di Belitung.

Menurutnya, sangat mengharapkan dan yakin untuk komunitas-komunitas warung kopi yang ada di Kabupaten Belitung menjadi lumbung atau bank-bank darah yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Belitung.

“Dan berkaitan dengan sanggar yang ada di Belitong, ayo kita hidupkan sanggar-sanggar secara bersama-sama agar lebih dikenal dan diminati masyarakat secara luas,” ungkap Diran

.(Den/Aris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *