Peserta Upacara Tundukkan Kepala, Hormati Pelatih Beltim Di Pembukaan Porprov VI Bangka Barat

Muntok, Bangka Barat –  Bharindojakartindonesia.com/- Saat Upacara Pembukaan Porprov VI tahun 2023 di Stadion Sejiran Setason, Muntok Kabupaten Bangka Barat, Selasa Malan (22/8/2023). Ada momen menarik, di mana seluruh undangan dan peserta upacara diminta untuk mengheningkan cipta.

Momen haru ini merupakan penghormatan serta untuk memberikan doa bagi salah seorang kontingen asal Kabupaten Belitung Timur, yakni Marknen. Marknen merupakan Pelatih Catur yang meninggal dunia pada Sabtu, (19/8/2023) lalu, saat sedang mendampingi para atlet Catur Kabupaten Beltim bertanding di Porprov Bangka Barat.

Ditemui usai turun langsung memimpin defile kirab kontingen Porprov Kabupaten Beltim, Khairil Anwar sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Panitia Besar Porprov dan Pemkab Babar. Menurutnya ini adalah bukti Tuan Rumah menghargai kontingen dari daerah lain terutama dari Kabupaten Beltim.

“Kita sangat terharu dan menghargai perhormatan yang dilakukan. Terima kasih banyak, Kabupaten Bangka Barat adalah tuan rumah yang baik,” ujar Khairil selaku Ketua Kontingen Porprov Kabupaten Beltim.

Untuk peluang prestasi Kabupaten Beltim pada ajang Porprov VI ini, Khairil tetap optimis Kabupaten Beltim akan mampu finis di Juara IV. Apalagi Beltim, yang diperkuat oleh 238 atlet akan turun di 21 Cabor yang dipertandingkan.

“Insyallah sampai hari ini kita tetap optimis di empat besar. Masih banyak peluang Kabupaten Beltim untuk meraih medali emas,” kata Khairil.

Meski banyak peluang emas yang harus hilang, namun Wakil Bupati yang juga Ketua Umum PBVSI Kabupaten Beltim ini menyatakan peluang mendulang medali emas bagi Kabupaten Beltim sangat terbuka pada cabor atletik, catur, menembak dan juga voli.

“Atletik dan Catur itu masih banyak peluang. Voli, voli pantai walaupun agak berat tapi melihat stamina dan penampilan atlet mudah-mudahan bisa nyumbang medali,” harap Khairil.

Hal sama juga diungkapkan Ketua Umum KONI Beltim Kamarudin. Dengan perolehan medali Kabupaten Beltim yang sudah mencapai 12 medali emas saat pembukaan Porprov, Toyo sapaan akrabnya yakin Beltim bisa peroleh 40 medali emas.

“Mudah-mudahasemangatn  juang atlet kita akan terus tinggi hingga akhir Porprov, sehingga bisa peroleh medali sebanyak-banyaknya. Bisa jadi tiga besar kalau sampai 40 emas,” kata Toyo.

Diakui Toyo, Kabupaten Beltim sangat kehilangan dua cabor unggulan yang tidak dipertandingkan pada Porprov VI Bangka Barat, yakni Panjat Tebing dan Senam. Kalau dipertandingkan belasan medali emas akan didapat Kabupaten Beltim.
 
“Senam dan Panjat Tebing itu andalan Beltim untuk meraih medali emas, tapi ini karena tuan rumah tidak siap jadi tidak dipertandingkan. Dari dua cabor itu kita kehilangan belasan potensi emas,” ujar Toyo.

(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *