Sigap, TNI-Polri dan BPBD Grobogan Evakuasi Pohon Tumbang

Grobogan –bharindojakartaindonesia.com/- Sebuah pohon tumbang menutup ruas Jalan Purwodadi – Solo, tepatnya di sebelah selatan SMP N 2 Toroh, Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan.

Pohon yang tumbang tersebut, juga menimpa kabel listrik hingga akhirnya terbakar, dan menyebabkan arus lalu lintas di lokasi tersebut menjadi tersendat.

Hal tersebut membutuhkan kesigapan personel kepolisian dan instansi terkait untuk melakukan penanganan, tak terkecuali hal yang dilakukan oleh petugas Koramil Toroh, Polsek Toroh Polres Grobogan dan BPBD Grobogan yang dengan sigap membantu mengevakuasi pohon tumbang yang menutup ruas jalan tersebut.

Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan melalui Kasi Humas Polres Grobogan Ipda Tedy membenarkan adanya insiden pohon tumbang tersebut.

Lebih lanjut, Kasi Humas Polres Grobogan mengungkapkan, bahwa proses evakuasi dilakukan bersama petugas dari instansi terkait serta masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

“Ketika mendapat informasi dari warga bahwa ada pohon besar yang tumbang, personel Polsek Toroh Polres Grobogan bersama Koramil langsung menghubungi BPBD Grobogan dan menuju ke lokasi untuk membantu evakuasi,” ungkap Kasi Humas Polres Grobogan
Sabtu, (30/9/2023).

Ditambahkan Ipda Tedy, akibat dari insiden tersebut, arus lalu lintas yang menghubungkan Purwodadi – Solo sempat tersendat karena batang pohon menutup ruas jalan.

“Tadi arus lalu lintas memang sempat terhambat, namun setelah pohon yang tumbang berhasil dievakuasi, arus lalin sudah kembali lancar,” imbuh Ipda Tedy.

Penyebab pohon tumbang disinyalir karena akar pohon sudah rapuh dan memiliki daun serta ranting yang cukup lebat sehingga tidak kuat menahan beban.

“Penyebab pohon tumbang bukan karena angin kencang, tetapi karena akarnya sudah rapuh, sehingga sudah tidak mampu menahan beban daun dan ranting yang lebat,” kata Kasi Humas Polres Grobogan.

Sementara itu, dalam kejadian tersebut tidak ditemukan korban jiwa dan kerugian material.

“Tidak ada kendaraan atau warga yang melintas sehingga tidak ada korban jiwa maupun kerugian secara material dalam kejadian ini,” pungkas Kasi Humas Polres Grobogan.

    (qo/awi)

Ketum DPP P3S Berikan Bantuan Air Mineral dan Uang Untuk Beberapa Musholla Dikecamatan Gandus

Palembang – bharindojakartaindonesia.com/- Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Putra Putri Sriwijaya (DPP P3S) Sumatera Selatan (Sumsel), Efsah Romli Hidayat, didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP P3S Sumsel Maradona, Bendahara DPP P3S Dedi Hasan beserta jajaran,  berikan bantuan air mineral dan sejumlah uang tunai untuk 2 (Dua) Musholla di tempat yang berbeda.

Pertama Musholla Al-Fatih dan Musholla yang berada di Kompleks Grand Citra Mandiri I, di Jl.Lebak Kambing, Talang Kepuh.  Selanjutnya yang kedua Musholla Al-Kautsar yang berada di Jl.Kajang Bayan, Lorong Keluarga, Kecamatan Gandus.

Bantuan air mineral dan sejumlah uang tersebut diterima langsung oleh Bapak Ali Imron sebagai Ketua pengurus Musholla Al-Fatih, disaksikan Bapak Alfirus sebagai Sekretaris.

Selanjutnya ditempat yang berbeda, untuk bantuan ke Musholla Al-Kautsar juga diterima oleh Ketua pengurus Musholla, yaitu Bapak Selamet disaksikan oleh warga setempat dan Sekretaris pengurus Musholla yaitu Bapak Andi.

Efsah Romli Hidayat atau biasa disapa Acek, kepada awak media, Sabtu (30/09/23) menyampaikan, bantuan air mineral dan sejumlah uang tersebut merupakan sumbangsih dari pengurus P3S dan para anggota,  sebagai bentuk kepedulian sesama umat Islam.

“Ya’ saya sangat senang bisa membantu dan berbagi bersama. Setelah Masjid Darussalam yang kita bantu kemarin, kini gilirannya Musholla. Kenapa tujuan kita Musholla ???, karena Musholla juga sama seperti Masjid, yaitu tempat hajat orang banyak sebagai umat Muslim dalam menunaikan panggilan Allah SWT yaitu Shalat”, ujar Acek.

Lanjutnya Acek menambahkan, “bantuan ini memang nilainya tidak seberapa, akan tetapi kami harap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi orang banyak dan jangan dinilai dari jumlahnya tapi keikhlasannya”, tutup pembicaraan Acek.

“Saya (Bapak Selamet) sebagai Ketua pengurus Musholla sekaligus mewakili warga, mengucapkan terimakasih atas bantuannya, semoga kedepannya organisasi P3S dapat maju dan berkembang, serta bermanfaat bagi masyarakat luas”, pungkasnya.

Pewarta : Lily

Satgassus Polri Lakukan Pencegahan Korupsi ilegal Drilling

Sabtu, (30/9/2023)- JAKARTA –bharindojakartaindonesia.com/-  Satgassus Pencegahan Korupsi Polri melakukan untuk mencegah terjadinya perbuatan melawan hukum dalam illegal drilling.

Yudi Purnomo Anggota selaku Satgasus menyampaikan bahwa salah satu kegiatan pencegahan Polri dilakukan bersama Ditjen Migas, SKK Migas, dan PT Pertamina Hulu Energi.
Kemudian, dilakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Perumusan Kebijakan Penanganan Illegal Drilling di The Westin Jakarta.

“FGD ini adalah FGD Kedua yang merupakan kelanjutan dari FGD Pertama di Palembang pada pertengahan bulan Juli 2023 yang lalu,” ujarnya dalam keterangan tertulis Jumat,
(29/9/23) kemarin.

FGD pertama tersebut pada umumnya diikuti oleh para pemangku kepentingan daerah di wilayah Jawa dan Sumatera yang secara langsung menghadapi cukup banyak permasalahan di lapangan mengenai illegal drilling ini seperti Pemerintah Provinsi dan Kabupaten terkait, perwakilan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Energi di daerah, aparat penegak hukum di daerah, serta BUMD dan KUD yang mengelola sumur masyarakat. Lalu, dari FGD pertama telah diperoleh banyak informasi mengenai permasalahan dan upaya penyelesaian yang sudah dilaksanakan oleh para pemangku kepentingan di tingkat daerah, sekaligus juga keberhasilan, kegagalan, kendala, serta saran perbaikannya.

“Salah satu permasalahan illegal drilling yang ditemukan adalah belum adanya kebijakan atau regulasi yang komprehensif dalam penanganan sumur minyak masyarakat tanpa izin atau tanpa ikatan kontrak yang sah,” jelasnya.

FGD Kedua kemudian dilakukan dengan mengusung tema Solusi perbaikan kebijakan, tata kelola, dan pemberdayaan masyarakat dalam penanganan illegal drilling. Kali ini FGD ditujukan untuk mendapatkan masukan tentang berbagai alternatif solusi yang komprehensif dalam penanganan illegal drilling ini, baik secara represif maupun preventif, sehingga selanjutnya diharapkan Ditjen Migas Kementerian ESDM akan dapat menyusun dan memproses draft regulasi yang selaras dengan berbagai kepentingan para pihak terkait.

Ditambahkan Iguh Sipurba selaku Ketua Tim Pencegahan Korupsi Migas, diharapkan dengan adanya draft regulasi pengelolaan minyak dan gas bumi yang komprehensif, dapat kiranya segera ditindaklanjuti oleh para pihak terkait secara lebih intensif.

Dengan demikian, bisa menjadi regulasi yang resmi dan dapat segera dilaksanakan oleh para pemangku kepentingan terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut, termasuk menekan dan mencegah potensi munculnya perbuatan korupsi.

“Satgasus Pencegahan Korupsi Polri akan selalu siap mendukung dan membantu para pemangku kepentingan terkait dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas tata kelola usaha minyak dan gas bumi, khususnya di sektor hulu, secara berkesinambungan untuk kepentingan negara dan masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

    (hjrn/qo)

Bertambah, Total 5 Anggota KKB Tewas dan Penemuan 1 Senjata Api Pendek di Papua Pegunungan

Sabtu, (30/09/2023)-Papua- bharindojakartaindonesia.com/-  dini hari, pasukan gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil melumpuhkan 4 KKB dan mengamankan 2 senjata api di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Setelah kejadian tersebut, anggota satgas Damai Cartenz 2023 melakukan penyisiran lagi di TKP dan ditemukan satu orang KKB tewas dan satu Senpi Laras Pendek.

Ka Ops Damai Cartenz 2023 Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani S.Sos, S.I.K, MH ketika dikomfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Iya Benar, setelah penyergapan, anggota menyisir kembali TKP dan ditemukan satu lagi anggota KKB tewas dan ditemukan satu senpi pendek.
Jadi Total 5 orang KKB berhasil dilumpuhkan dan 3 Senpi berhasil diamankan” Tegas Ka Ops.

Ditempat lain, Kasatgas Humas Akbp Dr. Bayu Suseno menyampaikan senjata api (senpi) yang berhasil diamankan adalah satu pucuk senpi laras panjang jenis SS1 tanpa Lade, satu pucuk senpi laras panjang jenis USA NOUVES (varian M4) dan satu pucuk senpi pendek jenis FN.

Selain Senjata Api, Barang Bukti yang berhasil diamankan berupa satu bendera bintang kejora, ratusan butir amunisi, lima unit Magazen dan beberapa alat komunikasi jenis HT (Handy Talky) dan Handphone.

Terkait identitas KKB yang berhasil dilumpuhkan, Bayu menyampaikan saat ini Tim Gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz masih mengidentifikasi kelima jenasah KKB tersebut.

“Untuk Identitasnya (KKB) masih kami lakukan identifikasi” Tutup Bayu.

     (One)

Dalam Rangka HUT ke-78 KAI Drive III Palembang, PT KAI mengadakan Donor Darah Dan Santunan Anak Yatim dan juga Hadiah – hadiah lain berupa DOOR PRIZE.

PALEMBANG-bharindojakartaindonesia.com/- Dalam rangka menyemarakkan HUT ke 78 KAI, yang jatuh di tanggal 28 September, Divre III Palembang menyelenggarakan berbagai macam kegiatan, tema yang diusung dalam HUT KAI tahun ini adalah “   *DENGAN SEMANGAT BERSATU, MENUJU KAI BARU, UNTUK INDONESIA MAJU*

Dengan semangat baru bangkit dari dampak pandemi covid 19 untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan kereta api

Manager Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan  dalam menyambut kegiatan HUT KAI ke 78, KAI Divre III menyelenggarakan kegiatan sosial di antaranya Bakti Sosial Rail Clinic Pengobatan gratis dan penyerahan CSR di wilayah stasiun Sukacinta Kabupaten Lahat, Donor darah,  lomba kebersihan dipo dan stasiun, pertandingan dan perlombaan olahraga,  upacara, dalam acara tersebut   ,dan juga  Maulid nabi Muhammad Saw dan santunan anak yatim dan hari ini merupakan kegiatan semarak perayaan HUT KAI untuk menjalin keakraban dengan seluruh keluarga besar KAI Grup, para mitra dan stakeholder lainnya.

Dengan semarak HUT ke-78 KAI ini, akan semakin kedepan y terus meningkatkan motivasi dan kualitas pelayanan seluruh insan KAI kepada pengguna jasa, dengan
“Semangat bersatu, menuju KAI baru, untuk Indonesia maju, tutup Aida

“Dalam Ultah KAI ke 78 yang di adakan juga di Palembang turut serta di hadiri  Bapak Yuskal Setiawan ( Executive Vice President Drive III Palembang) ,PJ Walikota yg di wakili Bapak Ahmad Yulianto , Kapolsek Gandus AKP Irwan Sidik, Bapak Danramil Gandus, kapten Indra atau yang mewakili.

Bapak Yuskal Setiawan ( Executive Vice President Drive III ) mengatakan  PT KAI khususnya di Palembang tidak bisa bekerja sendiri dalam hal ini baik itu angkutan penumpang  dari Kelas Ekonomi maupun Eksekutif maupun angkutan batubara ,semen maupun BBM dari Pertamina .

Kereta Api sekarang sudah berkembang dan bertranformasi itu semua berkat keberhasilan kita terutama dari insan PT KAI  itu sendiri terutama dari hal terkecil yaitu keluarga  dari KAI  sendiri yg selalu memberikan dukungan dan semangat untuk mereka dalam melakukan kegiatan dan menjalankan tugasnya di dalam lingkungan PT KAI “tutup nya.

Pewarta / Agung

Tuntutan Belum Dipenuhi, LSM Trinusa dan Dua organisasi AWI dan PPDI Tuba Ancam Gelar Aksi Lanjutan

Tulang Bawang- bharindojakartaindonesia.com/- Dua organisasi AWI dan PPDI tulang bawang menyatakan bakal kembali akan menggelar demonstrasi jika sampai hari Senin tertanggal 02-10-2023 tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh pemerintah kabupaten tulang bawang Lampung setempat.

Pernyataan itu muncul setelah tuntutan massa belum terpenuhi dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan lapangan Pemda dan kantor dewan perwakilan rakyat (DPRD) dikabupaten setempat.sabtu 30/09/2023

Organisasi AWI dan PPDI kali ini akan langsung menggandeng Lembaga swadaya masyarakat (LSM) trinusa yang akan bekerjasama untuk mengadakan aksi damai lanjutan sesuai janji mereka jika tuntutannya tidak ditanggapi maka akan mengadakan aksi lanjutan ujar ketua AWI Heri Yadi dan ketua PPDI perwira suhaimi tulang bawang.

Terpisah Aliansi kali ini menurut ketua LSM trinusa Eliyantoni  selain masa dari kawan-kawan pers dan LSM trinusa yang ada di kabupaten tulang bawang dirinya akan meminta bantuan dari pusat dan seluruh kabupaten untuk bisa hadir dalam aksi damai lanjutan kali ini.Tegasnya

Iya saya akan meminta bantuan dari ketum pusat dan seluruh kabupaten agar bisa hadir dalam aksi damai kali ini karena saya melihat bahwa pemerintah kabupaten tulang bawang tidak tanggap dalam menyikapi permintaan kawan-kawan media papar ketua LSM trinusa Eliyantoni

Terlebih kepada DPRD selaku wakil rakyat menurut eliyantoni ketua LSM trinusa terkesan mandul karena tidak mengindahkan aspirasi masyarakat/kawan-kawan dari media

Sekali lagi saya tegaskan pekan depan saya bersama ketua organisasi AWI dan PPDI tulang bawang akan memasukkan surat pemberitahuan aksi damai lanjutan ke polres tulang bawang provinsi Lampung, kali ini terdiri dari masyarakat hingga mahasiswa juga berjanji bakal menyiapkan aksi serupa di pemerintahan kabupaten tulang bawang atas nama LSM trinusa.

“Kami tidak akan berhenti pada aksi disini saja, tapi kami terus akan menggelar aksi damai sampai semua tuntutan kawan-kawan dari media bisa terpenuhi dan dinas Kominfo bisa buka transparan terkait anggaran dan teknis pencarian advertorial secara mendetail urai eliyantoni ketua LSM trinusa.

“Kami mengultimatum pemerintah kabupaten tulang bawang (kami) akan turun aksi yang lebih besar pada hari Senin tanggal 09 Oktober 2023

“Dan mengundang kepada seluruh gerakan rakyat, mahasiswa, buruh, petani, pelajar, untuk hadir konsolidasi pada tanggal 09 Oktober 2023,” l?Tutupnya.

Heri

PELANGI SUMSEL SUKSES PELAKSANAAN, MUBA PERINGKAT 1 FORPROV I 2023

Palembang,bharindojakartaindonesia.com/-
Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Sumatera Selatan dalam hal ini sukses melaksanakan rangkaian pertandingan dan perlombaan layang-layang pada event FORPROV I tahun 2023.                  
          
Ketua PELANGI Sumsel, Eka Subakti, SE saat  dimintai keterangannya terkait acara tersebut menyampaikan hasil akhir FORPROV I 2023 PELANGI di ikuti oleh 53 Pegiat, Pelatih dan official yang terdiri dari Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, PALI, dan Muara Enim, OKU, serta OKU Selatan yang memperebutkan 7 kategori nomor pertandingan.

“Hasil peringkat Provinsi PELANGI MUBA menempati Peringkat 1 dengan perolehan 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Peringkat 2 di tempati PELANGI OKU  dengan perolehan 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu, di susul Peringkat 4 PELANGI OKU Selatan dengan 1 emas, 1 perak. Peringkat 5 dari PELANGI Muara Enim 1 emas, 2 perunggu, dan PALI memperoleh 1 emas di peringkat 6 serta PELANGI Ogan Ilir  di berada di peringkat ke 5 dengan perolehan 1 medali perunggu dari nomor pertandingan layangan aduan junior 7 – 12 tahun,” ujarnya.
                                                                                  Ditanya terkait peserta dari PELANGI Kota Palembang, Eka Subakti menjelaskan bahwa pegiat layang-layang Kota  Palembang berdasarkan hasil dalam kesepakatan musyawarah Tecnical Meeting dibatalkan kepersertaannya karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan.

“Sangat disayangkan PELANGI Kota Palembang yang ditunjuk sebagai tuan rumah pengganti Kabupaten OKU ternyata tidak mengirimkan pegiatnya karena sesuatu hal terkait syarat. Tentunya ini akan menjadi evaluasi kita kedepannya,” kata Eka Subakti.

Lebih lanjut Eka Subakti menerangkan bahwa pelaksanaan FORPROV I akan segera di evaluasi dan di laporkan kepada KORMI Sumsel dan Pimpinan Pusat PELANGI serta menjadi bahan untuk merumuskan rencana kerja tahun 2024 sebagai upaya mendukung menciptakan SDM unggul di masa datang, tutupnya.

Bunyamin

Maulid Nabi Muhammad SAW : Ikatan Pemuda Kepering Adakan Pengajian Akbar Sebagai Ajang Refleksi dan Perbaikan Diri

Sabtu, (30/9/2023) -bharindojakartaindonesia.com/- BANJARNEGARA — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Dusun Kepering, Desa Punggelan, Kecamatan Punggelan, Banjarnegara menggelar Pengajian Akbar dengan tema “Maulid Nabi Muhammad sebagai Ajang Refleksi dan Perbaikan Diri.”

Acara yang diadakan pada hari Jumat, (29/9/2023). kemarin, berlangsung meriah di Aula Darul Arqam dan dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat setempat.

Pengajian Akbar kali ini menghadirkan narasumber kharismatik, Ustad Arif Machbub, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Gumelem Kulon. Dalam ceramahnya, Ustad Arif Machbub menyampaikan pesan-pesan kebaikan yang terkandung dalam kehidupan dan ajaran Rasulullah Muhammad SAW.

Ustad Arif Machbub mengungkapkan, “Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai momen untuk merefleksikan hidup kita dan memperbaiki diri.
Rasulullah adalah teladan sempurna bagi kita semua, baik dalam beragama maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau mengajarkan tentang kasih sayang, kejujuran, dan keadilan.”

Dalam pengajian yang penuh kekhidmatan ini, Gus Arif Machbub mengajak seluruh peserta untuk introspeksi diri, mempertimbangkan bagaimana mereka dapat menjalani hidup dengan lebih baik, lebih penuh rasa kasih sayang, dan lebih menghargai nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Acara ini juga diisi dengan pembacaan sholawat dan do’a bersama, serta pertunjukan seni yang menggambarkan kehidupan dan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Sejumlah warga juga menyumbangkan nasyid dan qasidah yang menyentuh hati, menciptakan atmosfer religius yang begitu mendalam.

Kepala Desa Punggelan dan jajaran perangkat hadir pula, Bapak Tofik, yang juga hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan,” “Pengajian Akbar ini adalah salah satu wujud rasa cinta dan penghargaan kami kepada Nabi Muhammad SAW.
Kami berharap melalui pengajian ini, kami dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah dan mengikuti jejak teladan beliau dalam kehidupan sehari-hari.”

Pengajian Akbar tentang Maulid Nabi Muhammad ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kerukunan umat Islam di Dusun Kepering, Desa Punggelan, serta kesadaran akan pentingnya menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama dan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Acara ini sukses besar dan menjadi momentum yang berarti bagi masyarakat setempat untuk merenungkan dan memperbaiki diri, serta untuk terus memelihara semangat kebersamaan dan kerukunan dalam beragama. Semoga semangat Maulid Nabi Muhammad SAW tetap menginspirasi dan membimbing umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh cinta dan kasih sayang.

    (ugl/nia/awi)

Komunitas UMKM Kapal Cinta Indonesia menjalin Kerjasama Bazar Dengan DPP Persatuan Wartawan Olahraga ( PWO )

JAKARTA-Bharindojakartaindonesia.com/- Acara bazar yang dibuat pada tanggal 29-30 September 2023 di pelataran parkir kantor DPP PWO di Jl.Rya Pasar Minggu 99 AB Jakarta Selatan adalah dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Komunitas UMKM  Kapal Cinta Indoensia merupakan salah satu harapan untuk membantu membangkitkan ekonomi rakyat,

Demikian di sampaikan oleh drg. Mariko Herlianko Surya sebagai ketua penyelenggara acara.
Dalam acara tersebut banyak peserta yang manjajakan makanan minuman seperti mpek-mpek dan gudeg, serta lomba kaligrafi juga beberapa lomba lain dan konsultasi kesehatan gigi maupun mata.

Kegiatan komunitas ini adalah murni untuk memajukan ekonomi rakyat tanpa ada unsur politis maupun keterlibatan pihak manapun kecuali kerjasama hanya dengan DPP PWO.

Untuk ke depan drg. Mariko mengatakan bahwa kegiatan komunitas berikutnya akan di adakan pada tanggal 10 November yang merupakan juga hari Pahlawan Nasional dan pada saat malam tahun baru tanggal 31 Desember 2023 nanti.

Dengan program rutinnya tersebut maka kegiatan UMKM komunitas Kapal Cinta Indonesia dan PWO diharapkan dapat meningkatkan kebangkitan ekonomi rakyat dari keterpurukan ekonomi yang belum pulih sekarang.

( Irno.B. )

Hilangnya Hak Untuk Para Pejalan Kaki di Jalan Raya.

foto : contoh totoar tidak pada fungsinya

JAKARTA-Bharindojakartaindonesia.com/- Dibangunnya trotoar guna menjaga keselamatan pejalan kaki, namun sekarang banyak oknum yang mencuri hak itu. Dibeberapa tempat trotoar terlihat belum dilengkapi bollard, trotoar dipergunakan untuk berjualan bahkan dipergunakan untuk laju hilir mudiknya kendaraan bermotor,

Bahkan tidak sedikit dijadikan tempat parkir kendaraan. Disamping itu dibeberapa ruas jalan yang tergolong ramai juga tidak tersedia trotoar untuk para pejalan kaki.

”Beberapa hari saya melalui jalan Rawasari Jakarta Pusat menuju Puskesmas, Saya jalan kaki karena terbilang dekat dari tempat tinggal saya. Namun, setiap hari itu pula saya harus merasakan khawatir karena bahaya terserempet atau tertabrak kendaraan.

Betapa tidak saya menggunakan jalan raya yang terbilang sempit bersama dengan pengendasara sepeda motor dan mobil yang ramai dan cepat untuk 2 (dua) arah” demikian keluhan warga yang menggunakan jalan tersebut..

“Seakan kami tidak punya hak dan hak kami terampas sebagai pejalan kaki. Betapa   tidak ada trotoar untuk pejalan kaki, sama halnya membiarkan para pejalan kaki terbunuh, minimal celaka dijalan” katanya menambahkan.
media bharindojakartaindonesia.com melakukan Wawancara dengan Direktur LP3 Nusantara Farman Azhari, S.E., M.M. untuk minta pendapat mengenai hal ini.


Direktur LP3 Nusantara Farman Azhari ketika dihubungi di Apartemen Green Pramuka menyampaikan bahwa Trotoar yang dibangun khusus pejalan kaki kini sering kali dijadikan alternatif oleh para pengguna sepeda motor. Macet menjadi alasannya. Pun tak palang tanggung meng-klason pejalan kaki untuk memberinya jalan.

Bermula dari satu pengendara motor, maka pengendara-pengendara di belakangnya akan mengikut. Tak peduli seberapa ramai trotoar dipenuhi pejalan kaki. Dan akhirnya pejalan kaki yang harus menyingkir dari trotoar dan memberi mereka ruang untuk lewat. Tak hanya itu, trotoar kini beralih fungsi menjadi tempat para Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk membuka lapak.

Hal ini dapat dilihat di jalan sekitar Cempaka Putih seperti disepanjang Jalan Jend. Ahmat Yani / Jalan Gempol-Malang.

Dalam pantauan kami menemukan diantaranya pada ruas jalan Pramukasari, tepatnya didepan PAUD Nusa Indah RW. 09, bukan hanya tidak ada trotoar, tetapi tepi jalan yang bisa dijadikan trotoar ditutup oleh bangunan, bahkan sisa tepian jalan ditaruh tanaman besar sehingga para pejalan kaki terpaksa harus berjalan di jalan raya yang ramai, tentu hal tersebut sangat berbahaya.  Hal ini menjadi sorotan Direktur LP3 Nusantara, Farman Azhari.

Jika kita menilik pengertian trotoar berdasarkan wikipedia, trotoar adalah jalur pejalan kaki yang sejalur dengan jalan dan lebih dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keamanan pejalan kaki yang bersangkutan. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyatakan bahwa trotoar merupakan jalan yang memiliki ketinggian dan berada di tepi jalan besar yang digunakan sebagai tempat berjalan kaki.

Pengertian tersebut merupakan penjelasan secara mendetail mengenai pemisah antara jalan trotoar dengan jalan raya, yaitu dengan meninggikan jalan trotoar. Tujuannya agar kendaraan seperti sepeda motor dan mobil tidak bisa naik ke trotoar sehingga para pejalan kami aman dan nyaman menggunakan trotoar untuk berjalan kaki.

”Sungguh rancu dan nyeleneh ketika ada kebijakan seperti yang terjadi di Jakarta, dijalan raya dibuatkan jalur untuk pesepeda, sementara sepeda motor di izinkan menggunakan trotoar” demikian joke disampaikan Direktur LP3 Nusantara.

”Aksi selamatkan trotoar yang pernah dilakukan oleh Koalisi Pejalan Kaki justru mendapat amarah dari pengendara motor, pengendara motor tetap wara-wiri mengunakan trotoar, lalu pejalan kaki yang terusir mau jalan dimana? Hal ini menunjukkan bahwa belum terlindunginya hak-hak perjalan kaki di Indonesia”. Imbuh bapak 2 (dua) orang anak ini.

Proses dilakukannya upaya tegaknya atau berfungsinya norma-norma hukum secara nyata sebagai pedoman pelaku dalam lalu lintas harus dilakukan agar Masyarakat dapat disiplin berlalu lintas dan adanya rasa kepatuhan masyarakat terhadap aturan lintas, ingat kata-kata bijak yang mengatakan disiplin lemah maka kita akan musnah.

Padahal hak pejalan kaki terhadap trotoar dikukuhkan dalam UU Nomor  22 tahun 2009 pasal 45,  trotoar adalah salah satu fasilitas pendukung lalu lintas. Pada pasal 131 diatur bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyebrangan, dan fasilitas lainnya.

Sebagaimana segala bentuk pelanggaran penggunaan trotoar diatur dalam pasal 274 ayat 2 di mana setiap orang yang melakukan perbuatan gangguan pada fungsi kelengkapan jalan dipidana dan dipenjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp. 24.000.000,00.( dua puluh empat juta ) rupiah

Kemudian pada pasal 275 ayat 1, setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki dan alat pengaman pengguna jalan, dipidana dengan kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ( dua ratus lima puluh ribu ) rupiah Untuk yang melakukan perusakan, pada ayat 2 dapat dipidana dengan kurungan paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 50.000.000,00. ( lima puluh juta. ) rupiah

Peraturan lain mengenai trotoar pun diatur pada Peratutaran Pemerintah Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan. Berdasarkan pasal 34 ayat 4 disebutkan, trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki. Berdasarkan UU No. 2 tahun 2002 tugas utama kepolisian adalah : memelihara keamanan dan mketertiban Masyarakat; menegakkan hukum; dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada Masyarakat.

Dari uraian tersebut, Direktur LP3 Nusantara ini menggaris bawahi penjelasannya guna mempertegas bahwa trotoar memang diperuntukkan untuk kenyamanan dan keselamatan para pejalan kaki. Trotoar merupakan hak sepenuhnya bagi pejalan kaki. Bukan untuk memuaskan ego semata para pengguna sepeda motor, mobil maupun pedagang kaki lima.

Pelanggaran terhadap penggunaan trotoar wajib ditindak secara hukum untuk menimbulkan efek jera, pengabaian kecil jika dibiarkan akan menjadi pengabaian besar atau pengabaian masal yang akan sulit untuk ditertibkan. Kita berbangsa dan bernegara wajib mematuhi aturan hukum atau norma hukum yang berlaku, termasuk hukum lalu lintas khususnya penggunaan trotoar untuk pejalan kaki.

Bukankah melindungi keselamatan masyarakat banyak merupakan langkah yang harus diutamakan termasuk terhadap pejalan kaki dari segala bentuk potensi bahaya.

Ir. Wibowo Gunawan dalam bukunya Standar Perancangan Jalan Perkotaan. Trotoar memiliki pengertian sebagai bagian jalan yang disediakan untuk pejalan kaki. Umumnya ditempatkan sejajar dengan jalur lalu lintas, dan harus terpisah dari jalur lalu lintas oleh struktur fisik. Pengertian tersebut mengatakan bahwa antara trotoar merupakan tempat berjalan kaki yang berada bersebelahan dengan jalan raya.

Keadaan trotoar dan jalan raya harus memiliki batas yang memisahkan keduanya. Pemisah yang dibuat tersebut digunakan untuk keamanan pejalan kaki agar pemakai jalan raya tidak memasuki wilayah trotoar dan dapat membahayakan pejalan kaki.

Farman Azhari dalam kesimpulannya menyatakan ”dari kasus diatas dapat disimpulkan bahwa kurangnya peran pemerintah terhadap hak pejalan kaki. Sampai saat ini, penegakan hukuman bagi pelanggar yang memakai trotoar sebagai tempat berdagang atau jalanan motor belum ditindak secara tegas, sehingga belum menimbulkan efek jera, makanya kita masih tetap bisa melihat pelanggaran serupa setiap saat.

Padahal banyak diantara pihak berwajib tersebut yang menjaga keteraturan lalu lintas semisal di lampu merah. Apa salahnya sesekali memperhatikan trotoar yang telah disalahgunakan itu. Sudah menjadi tugas pihak berwajib dan pemerintah untuk menegakkan hukum demi keselamatan masyarakat tidak terkecuali pejalan kaki”.

“Tak hanya itu pemerintah perlu melakukan penataan pembangunan trotoar semisal membuat trotoar lebih tinggi dari jalanan juga membuat pagar pembatas, sekurangnya ada tiang-tiang pembatas atau bollard demi terwujudnya kenyamanan dan keselamatan para pejalan kaki serta pemanfaatan trotoar seperti yang seharusnya diatur dalam Undang-Undang” Direktur LP3 Nusantara itu menutup pembicaraan.

( Pewarta : Tim Bharindo )