Lsm Lentera sampaikan Laporan Dugaan Tindak Pidana Pelanggaran HAM di Desa Sabuk Empat Lampura

Lampung Utara-Bharindojakartaindonesia.com/- Dalam rangka  menjaga  dan menjamin pelaksanaan hak asasi manusia serta memberikan perlindungan, kepastian, keadilan,  kepada setiap orang ataupun masyarakat oleh Negara  LSM Lentera Lampung Sampaikan Laporan Dugaan tindak Pidana pelanggaran HAM kepada Kejari Lampung utara ujar Muharis selaku  ketua LSM Lentera. (1/9/2023).

Dugaan tindak pidana pelanggaran HAM yang dilakukan  tersebut dilakukan dalam bentuk pengusiran secara paksa dan tertulis oleh kepala Desa, BPD dan perangkat desa kepada sdr. Nandang zaily yang merupakan mantan Kepala desa beserta keluarganya dari Desa sabuk empat ujar muharis.

Atas tindakan  pengusiran yang yang  dilakukan terhadap warga  di desa sabuk 4 tersebut di duga merupakan bentuk tindak pidana  pelaggaran HAM yang tertuang didalam pasal 335 ayat 1 KUHP,  dan Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak asasi manusia dan Undang-undang nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak asasi Manusia  dengan ancaman hukuman berupa pidana maksimal yaitu  Hukuman mati dan hukuman minimal berupa hukuman 10 tahun di dalam penjara ujar Muharis.

Dengan sikap arogansi dan tindakan sewenang-wenang tersebut,  muharis  mendukung  Kejaksaan negeri Lampung Utara segera melakukan langkah preventif dengan segera melakukan langkah berupa  penahanan para pelaku yang terlibat  dalam dugaan tindak pidana  pelanggaran HAM  di desa sabuk empat ujar Muharis.

Adanya upaya penangkapan dan penahanan serius  oknum pelaku yang  dilakukan oleh tim Kejari Lampung Utara  dalam tempo cepat akan dapat memberikan kepastian hukum terhadap masyarakat sabuk empat yang terzolimi ungkap muharis.

Sikap dam respon cepat akan menciptakan rasa keadilan  serta mewujudkan  Marwah dan citra positif institusi kejaksaan negeri Lampung Utara yang  selama ini tidak pernah pandang bulu terhadap oknum pelaku tindak pidana HAM  di daerah tutup muharis.

(tem AWI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *