Sidang Pemeriksaan Setempat, Terlihat Dua Rumah Mulyanto Diklaim Menempati Tanah Penggugat

Jum’at, (1September 2023)- KEBUMEN — Bharindojakartaindonesia.com/– Sidang Pemeriksaan Setempat atas Sengketa Tanah Hak Milik No 00998/ Desa Kebakalan atas Nama Mulyanto, yang digugat oleh Admini dan Mahimin memasuki babak pemeriksaan setempat pada Kamis, (31/8/2023) kemarin.

Dengan meninjau obyek sengketa nyatanya ada yang dibuka di Kantor Balai Desa Kebakakan pada sekitar 10.00 WIB. setelah sidang dibuka Para pihak dan majelis Hakim yang dipimpin oleh Rahmat Priyadi, SH dengan dua anggota Binsar Tigor Hatorangan, SH dan Hendrywanto MKP, SH. Dengan panitera Pengganti Ely Sutarsih, SH dipandu dari Pihak ATR BPN Kantah Kebumen, Para Perangkat Desa Kebakalan.

Para Pihak dikasih kesempatan untuk menunjukan batas-batas obyek sengketa tersebut. Menurut Pengacara Penggugat DPC Ikadin Banjarnegara Harmono, SH, MM, CLA dan H Tjurigo, SH MPd mengatakan,” tanahnya ahliwaris penggugat seluas 1.300 M2, namun terkurangi oleh luas tanah yang didaku oleh tergugat yang saat ini sudah disertifikatnya seluas 381 M2. Tergugat mengeklaim telah terjadi peralihan hak karena jual beli, dari Saikem kepada Mulyanto senilai Rp.4 juta rupiah waktu itu 22 Agustus 2004.

Dari surat penyataan pengakuan jual beli seluas 353 M2 dengan nomer buku Leter C 747 Persil 35.
Menurut Harmono, SH MM Kuasa hukum Penggugat, awalnya dari Sugino ahli waris Sikem yang akan melunasi hutangnya almarhumah ibunya, namun Mulyanto mengatakan,” sudah ada jual beli padahal dahulu tergugat hanya diperkenankan untuk manggoni dan tidak memiliki.”

Setelah kita telusuri ke dokumen desa Leter C No 747 persil 35 atas nama Tuminem, yang notabene Kakak dari Sikem, sehingga apa yang diklaim jual beli dari Sikem sepatutnya batal, karena alas haknya salah, dan Tuminem belum pernah dialihkan kepada siapapun sehingga ahliwarisnya Tuminem yang bernama Admini dan Hadimin masih ada hubungan saudara menggugat ke Pengadilan Negeri Kebumen dengan dasar perolehan sertifikat tanah yang alas haknya salah,” tegasnya.

Hasil pengamatan media dilokasi sidang setempat diatasnya tanah yang diklaim oleh Penggugat batas-batasnya berbentuk bujur Panjang sebagian didaku oleh mulyanto yang menurut luas sertifikat seluas 381 M2 dengan batas -batanya Utara Rodin, Selatan Sikem, Timur Bakri dan Barat, Surip (Admini)

Diatas tanah yang berdasarkan dokumen desa tanah Tuminem di timur utara telah berdiri rumah Mulyanto dan anaknya yang luasnya 381 M2. Pihak Tergugat melakui pengacaranya HD Sriyanto, SH MH bersikukuh tetap pada pendirianya bahwa sanya tanah yang bersertifikat atas nama klienya sudah sah hasil jual beli, Sisa tanah yang diklaim tergugat berbentul L itu saat ini di rumati oleh Sugino diatasnya ada beberapa pohon mahoni rambutan duren namun di pojok barat utara ada bangunan yang dihuni oleh Ibu Tirinya Admini yang bernama Simis.

Setelah proses sidang pemeriksaan setempat, para pihak telah menunjukan batas-batasnya versi masing-masing kemudian Majelis Hakim menuntu sidang acara pemeriksaan setempat yang akan dilanjutkan siding Pembuktian Saksi Penggugat, masing-masing pihak diberi waktu 2 kali pembuktian, kemudian Ketua Majelis Hakim Rahmat Priyadi, SH menutup acara dan sidang dilanjutkan pada Selasa, 5 September 2023, pembuktian saksi penggugat dan dinyatakan diundangan tanpa dipanggil kembali.

Persidangan akan dilanjutkan pada Selasa mendatang di Pengadilan Negeri Kebumen dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

     (One/hrm/awi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *