Warga Desa Kalianjir Berebut Bantuan Air Bersih, 5.000 Liter Ludes dalam 30 Menit

BANJARNEGARA –Selasa, (12/9/2023)-bharindojakartaindonesia.com/- Warga Banjarnegara, Jawa Tengah kesulitan mendapatkan air bersih. Bantuan 5.000 liter air bersih yang didistribusikan di Desa Kaliajir kecamatan Purwonegoro Banjarnegara langsung ludes kurang dari 30 menit. 

Bantuan air bersih dari Satlantas Polres Banjarnegara ini langsung diserbu warga.
Mereka saling berebut untuk mendapatkan bantuan air bersih.
Satu tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter disalurkan ke bak penampungan.
Warga selanjutnya mengambil dari bak ke tempat-tempat penampungan seperti ember atau jeriken.

“Sudah dua bulan warga di sini kesulitan mendapatkan air bersih.
Semua sumur warga kering,” kata Zainal Arifin, salah seorang warga. 

Menurutnya, dampak kekeringan ini dirasakan lebih dari 2.000 warga di Kaliajir.
Warga sangat mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah. Sedangkan untuk mandi dan mencuci warga menggunakan air sungai di dasar lembah yang masih mengalir. 
 
Sementara itu, Kasatlantas Polres Banjarnegara AKP Manggala mengatakan,” mereka mendistribusikan 20.000 liter air bersih di sejumlah desa yang dilanda kekeringan.
Sebagian besar didistribusikan kepada warga di pegunungan selatan Banjarnegara.  

“Kami salurkan 20.000 liter air bersih kepada warga yang dilanda krisis air bersih,” katanya. 

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, ada 20 desa dan 5 kelurahan yang mengalami kekeringan. Bencana kekeringan ini dialami lelih dari 30.000 jiwa. 

   (Ugl/One)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *