Empat Pejabat Dijerat Pasal BerlapisTerkait Suap Eks Bupati Pemalang

Kamis, (14/9/2023) – Semarang -bharindojakartaindonesia.com/-
Empat pejabat Eselon II Pemkab Pemalang menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Semarang. Rabu, (13/9/2023) kemarin.
Yakni atas kasus dugaan suap Eks Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo.

Empat pejabat tersebut yakni Sekretaris DPRD Kabupaten Pemalang Sodik Ismanto, Kepala Satpol PP Raharjo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Bambang Haryono, dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Moh Ramdon.

Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani perkara tersebut menjerat empat terdakwa dengan pasal berlapis.

Yakni Primer Pasal 5 Ayat 1 atau Subsider Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

JPU KPK, Joko Hermawan mengatakan empat terdakwa tersebut tersandung kasus dugaan suap promosi jabatan terhadap bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo.
Para terdakwa melakukan gratifikasi atas promosi jabatan yang diperoleh.

Uang tersebut disampaikan melalui orang kepercayaan bupati, yakni Adi Jumal Widodo.
Adapun terdakwa Sodik Ismanto, Bambang Haryono, dan Moh Ramdon masing-masing menyerahkan uang Rp 100 juta.
Sementara terdakwa Raharjo memberikan Rp 50 juta.

 “Uang itu disebut uang syukuran yang diserahkan melalui orang kepercayaannya bupati, Adi Jumal Widodo,” katanya. 

Selain empat terdakwa, ada tiga terdakwa lainnya yang terlibat dalam kasus suap. Yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdul Rachman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Suhirman, serta Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Mubarak Ahmad.

Sedangkan Eks Bupati Pemalang Mukti Agung Widodo telah selesai disidang.
Ia divonis 6,5 tahun penjara karena terbukti menerima gratifikasi.

Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara atas hasil korupsi yang dinikmati sebesar Rp.4,9 miliar. 

   (qo/awi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *