Germaki Dan Formabang Mengadakan FGD Bersama Perumda Tirta Musi

bharindojakartaindonesia.com/- Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (Germaki) dan Forum Mahasiswa Palembang (Formabang) bersama Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Musi Palembang menggelar acara Focus Group Discussion (FGD), bertempat di Ballroom Hotel Grand Daira Palembang, Jl. Jend.Sudirman, Kamis (14/09/23).

Dengan tema, “Sosialisasi Penyesuaian Tarif Perumda Tirta Musi” dalam acara FGD tersebut turut  menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya, Direktur Perumda Tirta Musi Palembang Andi Wijaya, pengamat ekonomi  Yudin Hasmin, SE.,MM, koordinator pengawasan bidang akuntan Negara BPKP Provinsi Sumsel Meidiyanto, Kepala perwakilan Ombudsman Provinsi Sumsel Prana Susiko, S.Hi., M.Si

Umar Yuli Abas, selaku  Ketua Germaki sekaligus sebagai Ketua panitia pelaksana menyampaikan,
“terimakasih kepada Perumda Tirta Musi yang telah membantu dan memfasilitasi acara FGD ini”, ujarnya.

Lanjut Umar mengatakan, “acara FGD bertujuan untuk bagaimana memahami, Perumda Tirta Musi Palembang sebagai perusahaan air minum kebanggaan, agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kota Palembang”, jelasnya.

Selain itu ditempat yang sama, Andi Wijaya mengatakan, acara FGD ini sekaligus bertujuan untuk mensosialisasikan penyesuaian tarif air minum di Kota Palembang.

“Perumda Tirta Musi akan menyesuaikan tarif secara berjenjang, yaitu berkisar  rata-rata 15 persen, untuk tarif sosial 12,5 persen,  tarif rumah tangga 15 persen”, jelas Andi Wijaya.

“Cara penghitungannya itu tergantung dari permeter  kubik air yang digunakan, jadi semakin banyak air yang digunakan itu akan semakin mahal tarif yang akan dibayarkan”, terangnya.

Disinggung awak media apakah benar pemasangan pipa air bersih Perumda Tirta Musi Palembang dilakukan melalui jasa pihak ketiga?

“Terkait pemasangan pipa air bersih untuk masyarakat, jika melintasi  jalan aspal atau cor beton,  kemungkinan galian lubangnya agak dalam, sehingga sebulan kemudian akan amblas, hal ini pelaksananya pasti akan kita tegur untuk segera  memperbaikinya kembali.  Bila ada hal semacam ini, masyarakat juga bisa mengadu ke Perumda Tirta Musi Palembang dengan menghubungi nomor telepon call center”, pungkas Andi Wijaya akhiri pembicaraan.

Hadir juga dalam acara FGD tersebut, Staf Ahli Walikota bidang Perekonomian Pembangunan Investasi Kota Palembang, dr. Hj. Letizia, M.Kes, Ketua Formabang Yoga Anugrah, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palembang Nursyamsu MAH Iding, dan beberapa Ketua organisasi,  serta para Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Pewarta : Lily

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *