LSM PSR Mendesak Kejari kota Palembang ada dugaan Mafia tanah.

Palembang-bharindojakartaindonesia.com/- Aksi Demo Pemberantasan Korupsi yang dilaksanakan oleh Pembela Suara Rakyat ( PSR) di kantor halaman Kejari kota Palembang Sumsel  dalam rangka  menyuarakan aspirasi mendukung Kejaksaan dalam Pemberantasan Korupsi di Republik Indonesia, khususnya di Kota Palembang, Sumatera Selatan pada, Rabu (20/09/2023)

Hal ini sebagaimana terlihat di lapangan, Aan Hanafiah selaku Ketua DPD LSM Pembela Suara Rakyat yang didampingi Yudhi (korlap)  turut menjelaskan bahwa aksi kali ini digelar di Kantor Kejari kota Palembang Sumatra Selatan untuk mempertanyakan dan melaporkan adanya dugaan indikasi Praktek Mafia tanah yang sangat merugikan masyarakat dan rakyat,” tegas Aan Hanafi.

Dalam hal ini Aan Hanafiah akan melaporkan yang terindikasi praktek Mafia-mafia tanah yang ada diwilayah Jakabaring yang dilakukan oleh seorang oknum berinisial (i).

Sebagai Social Kontrol Berkomitmen dan Sinergisitas Mendukung Program Aparat Penegak Hukum “Kejaksaan” Dalam Pemberantasan Kasus- kasus Mafia-mafia tanah yang dikota Palembang Sumatera Selatan,” ujarnya

Kami Juga Berkomitmen untuk Mendukung Program Kerja Nasional Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Dalam Berantas Mafia Tanah dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan di Bumi Sriwijaya Sumsel.

Melanggar Peraturan Perundang- undangan, Perda,dan Pergub. Khususnya Sudah Melanggar Undang – undang Tindak Pidana Korupsi

Pasal 17 UU Nomor  30 Tahun 2014  Badan dan/atau pejabat pemerintah di larang menyalahgunakan wewenang..
dan  (PP) NO 20 tahun 2021
Tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Terlantar,”tutur Aan Hanafiah.

Menurut Kami Kasus Beking dan Mafia Tanah Diduga Banyak Melibatkan  Para Oknum
Baik Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara ( ATR/BNN )
Maupun Oknum Camat Jakabaring dan Lurah Lima Belas Ulu
Kota Palembang..

Maka itu  Secepatnya Kami Melaporkan Pengaduan Kepada Kejari Palembang dan Jajaran, untuk Segera BongkaR Kasus Adanya Dugaan Menyalahgunakan Wewenang dan Pemalsuan Tanda Tangan Oleh Oknum Berinisial ( i )
Sebagai  Mafia Tanah
” Memalsukan Tanda Tangan”
(H. Syarial Oesman / Mantan Gubernur Sumsel)
Sesuai Data Pakta, informasi Maupun Bukti
Sebagai Pendukung Lapdu Kami..

1. Kami Meminta Kejari Palembang Segera Panggil dan Periksa Oknum Berisial ( i )
Oknum Camat Jakabaring dan Oknum Lurah Lima Belas Ulu
TERKAIT JUAL BELI TANAH dan PEMALSUAN TANDA TANGAN
H. Syarial Oesman /Mantan GubernuR Sumsel “Diduga di Lakukan Oknum Berinisial ( i )

2. Meminta Kejari Palembang Secepatnya menindak lanjuti
secaraProses Hukum penyidikan
Kepada Oknum Berinisial
( i ) Terkait JUAL BELI TANAH DAN PEMALSUAN TANDA TANGAN
H.Syarial Oesman/Mantan Gubernur Sumsel
“Diduga  TANAH yang
di JUALKAN Oknum  ( i ) Awalnya Memang Tanah Milik Pemerintah atau Tanah Negara

3. Meminta Kejari Palembang Segera Tetapkan Oknum Berinisial ( i ) Menjadi Tersangka Terkait
JUAL BELI TANAH DAN PEMALSUAN TANDA TANGAN
H. Syarial  Oesman/Mantan Gubernur Sumsel.
Tanah yang di Beli Oleh
Pihak Sekolah Olah Raga Nasional /SON Kota Palembang Provinsi Sumsel.

4. Meminta Kejari Palembang Segera Tetapkan Juga 2 Oknum
Camat Jakabaring dan Lurah 15 ulu Sebagai Tersangka
diduga Bersekongkol
Terlibat Dalam
JUAL BELI TANAH DAN PEMALSUAN TANDA TANGAN H. SYARIAL OESMAN/MANTAN GUBERNUR SUMSEL.
di Lakukan Oknum ( i )

5. Meminta Kejari Segera
MONOV di Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Selatan  dan MONOV Inspektorat Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik indonesia
( Batas Ukuran Sebenarnya Tanah Milik Negara dan Tanah Mantan Gubernur Sumsel, H. Syarial Oesman )

6. Meminta Kejari Palembang  Segera Panggil dan Monev Kepala Tata Usaha Badan Pertahanan Nasional Kanwil Sumatera Selatan
Terkait dalam pengurusan pembuatan sertifikat Atas Nama
H. Syarial Oesman/ Mantan GubernuR Sumsel..

*Bongkar Sampai Keakarnya Para Beking dan Mafia Tanah di Bumi Sriwijaya Sumatera Selatan Agar Segera di Tangkap diadili dihukum Seberat Beratnya*
[20/9 07.39] Bunyamin: Ditempat yang sama, Burnia selaku Staf Kejati Sumsel, saat menjumpai massa pendemo menuturkan jika dirinya menyambut baik aksi demo LSM PRS Sumsel, dan bila surat atau laporan yang masuk ke PTSP akan ditindak lanjuti dan akan disampaikan dengan atasan, ujarnya.

Dipihak yang sama Kejari diwakili staf Indra menyambut baik aksi demo damai dari LSM Pembela Suara Rakyat ketua umum Aan Hanafiah, dan bila telah masuk ke PTSP Kejari kota Palembang akan di tindak lanjuti, berkas atau laporan ini akan sampaikan dengan Pimpinan kami,” Pungkasnya.

Pewarta : BUNYAMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *