Penanganan Pasca Kebakaran Pasar Karangkobar, Pemkab Banjarnegara Upayakan Pemulihan Mata Pencaharian Pedagang

Minggu (19 Mei 2024)Bharindo BANJARNEGARA – Pemkab Banjarnegara segera melakukan penanganan cepat pasca kebakaran di Lokasi B Pasar Karangkobar.

PJ Bupati Tri Harso Widirahmanto mengumpulkan Forkompimda dan stakeholder terkait guna menentukan langkah-langkah yang segera diambil.

Rapat kordinasi kedua penanganan pasca kebakaran Pasar Karangkobar pun digelar Sabtu, (18/5/2024) kemarin di Pringgitan.

Rapat dipimpin PJ Bupati Tri Harso Widirahmanto. Sejumlah masukan penting pun muncul dari Forkopimda, anggota DPRD, Kepala OPD terkait dan perwakilan pedagang.

Pada prinsipnya, menurut Tri Harso, terkait penanganan pasca kebakaran Pasar Karangkobar, Pemkab Banjarnegara langsung mengupayakan pemulihan mata pencaharian pedagang, agar mereka bisa berjualan lagi.

Dandim 0704/Banjarnegara, Letkol CZI Teguh Prasetyanto, ST mengusulkan agar segera dilakukan relokasi sehingga tak ada masalah baru.

Karena kejadian ini berdampak ekonomi bagi pedagang, keluarganya, dan masyarakat luas.

Sementara itu Kapolres Banjarnegara AKBP Erick Budi Santoso menyatakan pihaknya siap mengamankan lokasi agar tak terjadi hal-hal lanjutan yang tak diinginkan seperti hilangnya barang-barang.

Adapun Sekda Drs Indarto M. Si menandaskan, bahwa butuh pasar super darurat, karena kejadian kebakaran ini telah merebut mata pencaharian ribuan orang.

Dari perwakilan pedagang, Mustofa, yang kiosnya terbakar merasa sedih karena dia bersama rekannya yang terkena musibah, sementara ada pedagang yang menggunakan mobil masih berdagang bahkan menempati lokasi jalan propinsi.

Dia juga minta keringanan bank karena menurutnya 90 persen pedagang memiliki akad utang dengan perbankan.

Seperti diberitakan, kejadian kebakaran pasar terjadi pada Jumat Wage 17 Mei 2024 sekitar pukul 07.50 WIB. Api baru padam pukul 11.00 WIB.

Prediksi awal kejadian bermjula dari kompor pedagang ayam goreng krispy.

Atas kejadian tersebut 680 petak los hangus dan 34 kios dari 94 kios hangus terbakar.

(Jenis dagangan pada lokasi kebakaran : sayuran, buah, sembako, pakaian, daging dan makanan)

Kerugian material lain masih dalam proses penghitungan.

Kepala DPU PR Yusuf Winarsono memperkirakan kerugian bangunan sementara mencapai Rp.2,1 miliar.

Sementara itu Kepala Dinas Perindagkop UKM, Ady Cahyono PS menyatakan, piahknya sering melakukan sosialisasi kebakaran listrik kepada para pedagang.

Langkah lain yang sudah kita diambil adalah tinjauan lokasi eks kebakaran, tinjauan calon lokasi darurat, di lahan Terminal Karangkobar, serta pembuatan dapur umum untuk relawan,” pungkas Ady. (qo/mjp/awi)

Hiruk Pikuk Pasar Senggol: Kapolres Kotamobagu dan Forkopimda Ajak Masyarakat Berbelanja di Kotamobagu

HUMAS POLRES KOTAMOBAGU – Suasana penuh dengan suka cita memenuhi Pasar Senggol Kelurahan Gogagoman Kota Kotamobagu, Kapolres Kotamobagu AKBP Dasveri Abdi SIK mendadak “Ba Pumpun” (Berbelanja) di sejumlah lapak hingga tembus ke Toko Jayatex, Rabu (03/04/2024) siang.

Kapolres dan Forkopimda yakni Pj. Walikota Dr. Drs H. Asripan Nani M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Jifly Z. Adam SH MH dan yang mewakili Dandim 1303 Bolmong beserta rombongan SKPD yang turut serta dalam kegiatan tersebut, mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan belanja Lebaran yang lebih hemat cukup di Kota Kotamobagu saja.

“Kami sengaja berbelanja disini karena sesuai dengan informasi yang kami terima disini semua tersedia, berkualitas dan tak kalah dengan di manado bahkan di Jakarta, bisa ditawar dan modelnya terkini serta pelayanannya pun ramah jadi apalagi yang diragukan”, ungkap Pejabat Walikota Kotamobagu.

Senada dengan Pejabat Walikota, usai dengan aktifitas berbelanjanya, Kapolres Kotamobagu pun ikut menghimbau dan mengajak agar Warga masyarakat tak perlu jauh-jauh bahkan harus boros-boros belanja diluar daerah sementara di kota sendiri semua tersedia, lengkap dan bahkan berkualitas.

“Selain harga-harga yang terjangkau, kualitas produk yang bagus dan pelayanannya yang ramah, masyarakat juga diberikan kemudahan untuk menawar harga sehingga biaya tambahan yang harus dikeluarkan berbelanja di luar kota bisa digunakan untuk kebutuhan yang lain”, pungkasnya.

Selain itu, AKBP Dasveri Abdi SIK menegaskan bahwa keamanan masyarakat dalam berbelanja dijamin oleh pihaknya. Dengan pelibatan 30 personil dan adanya dukungan dari PAM Swakarsa masyarakat, keamanan di pasar senggol menjadi prioritas utama.

Pasar Senggol bukan hanya tempat untuk memenuhi kebutuhan belanja, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan serta pemerintah daerah. Dengan suasana yang ramai, harga yang terjangkau, pelayanan yang baik, dan keamanan yang dijamin, Pasar Senggol Kota Kotamobagu menjadi destinasi utama bagi masyarakat untuk berbelanja dengan nyaman dan aman.(Humas/R01)

Sat Lantas Polres Kotamobagu Lakukan Monitoring Antisipasi Kelangkaan BBM di SPBU

Humas Polres Kotamobagu – Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan BBM menjelang hari raya Idul Fitri diwilayah hukum Polres Kotamobagu, personil satuan lalu lintas yang dipimpin oleh kepala unit Turjawali Ipda Nurdianto bersama anggota melaksanakan monitoring terhadap SPBU di wilayah Kotamobagu, Senin (1/4/2024).

Selain melakukan monitoring, personil Sat Lantas juga menyambangi pemilik atau karyawan SPBU dan menghimbau agar tidak melayani pembelian secara berulang-ulang apalagi terhadap kendaraan yang sudah memodifikasi tanki BBM.

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk tetap menjaga pasokan BBM selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah sehingga tidak terjadi antrian panjang di SPBU yang nantinya akan menggangu aktifitas masyarakat.

“Kami telah menghimbau dan mengingatkan pemilik atau karyawan SPBU agar tak melayani pengisian secara berulang bagi kendaraan yang sudah memodifikasi tanki BBM mengingat selain warga Kotamobagu, SPBU ini juga melayani daerah tetangga yakni Bolaang Mongondow dan Boltim”. tegas Ipda Nurdianto. (Humas/R01)

Ikuti Press Ghatering 50 Wartawan Belitung Harus Tandatangani Surat Pernyataan 

Tanjungpandan, Belitung – Dalam rangka persiapan Press Ghatering , Dinas Kominfo laksanakan rapat teknis dengan 50 Wartawan yang akan mengikuti kegiatan tersebut, Senin (30/10/23)  diruang Pertemuan B Smart Kominfo Kabupaten Belitung.

Rencana pelaksanaan Press Ghatering di Bandung , Provinsi Jawa Barat selama 4 hari dari tanggal 08 – 11 November 2023, untuk 50 peserta terdiri dari perwakilan 3 Organisasi wartawan yaitu Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Belitung , PWI Belitung dan Perwabel.

Pada rapat teknis tersebut PPK kegiatan Press Ghatering Danu Berata mengatakan, kita akan menyiapkan 15 taxi bandara dan silahkan bagi yang ingin mengantar keluarganya. Kita stand by di kantor Kominfo, ditunggu dari 05.30 Wib sampai dengan 06.15 Wib. Sampai di bandara itu, kita sudah check in dan ada petugas kita untuk memberikan bording pass.

” Fasilitas yang di dapat untuk peserta Press Ghatering adalah, tiket pesawat, taxi bandara, akomodasi hotel selama 3 malam twin share, uang saku selama 4 hari, baju batik 1 buah, baju kaos 1 buah dan tas sebanyak 1 buah. Rencananya pada tanggal 8 malamnya Bupati, DPRD Kabupaten Belitung dan perwakilan dari beberapa OPD akan mengadakan jamuan dengan wartawan,” jelas Danu.

Menurut Danu, pada kegiatan hari pertama dan kedua akan dipadatkan menjadi 1 hari. Pagi sekitaran jam 10.00, kita akan ke Pikiran Rakyat dan Jam 14.00 kita lanjut lagi ke PT. Promedia Teknologi Indonesia. Untuk hari ketiga kegiatan lapangan dan a untuk menghasilkan kegiatan jurnalistiknya di Bandung.

” kita sudah menyiapkan surat pernyataan sesuai Perpres dan Perbup, surat pernyataan untuk kepentingan SPJ perjalanan dinas sesuai dengan ketentuan umum yang terdapat dalam perbup dan terdapat 4 Poin dan harus ditandatangani peserta yang akan mengikuti Press Ghatering,” ujar Danu.

Untuk empat poin dalam Surat  Pernyataan kegiatan Press Gathering tahun 2023 di Bandung, Provinsi Jawa Barat adalah :

1. Bahwa saya bersedia mempertanggung jawabkan pelaksanaan perjalanan dinas kepada pemberi tugas dan mempertanggung jawabkan biaya perjalanan dinas kepada pengguna anggaran.

2. Apabila saya tidak bisa mengikuti rangkaian kegiatan atau mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas, saya bersedia untuk mengganti semua biaya yang telah dikeluarkan oleh penyelenggara.

3. Apabila terjadi kegiatan atau perbuatan yang melanggar norma/hukum selama kegiatan berlangsung, menjadi tanggung jawab saya pribadi.

4. Bahwa saya bersedia mengembalikan/menyetorkan kelebihan biaya perjalanan dinas apabila biaya perjalanan dinas yang dibayarkan kepada saya melebihi biaya perjalanan dinas yang seharusnya dipertanggung jawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(TIM)