Dua Kapolsek Di Wilayah PETI Dimutasi, Apakah Ini Ada Hubunganya Dengan PETI ?

Bharindojakartaindonesia.com/-  -Gorontalo- Kepolisian Daerah Gorontalo kembali melakukan mutasi terhadap jajarannya, termasuk jajaran anggota Polres Pohuwato.

Yang menjadi perhatian pada mutasi kali ini adalah, terdapat dua Kapolsek yang belum lama menjabat termasuk diantara daftar mutasi yakni Kapolsek Taluditi dan Kapolsek Patilanggio.

Menariknya, kedua wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) tersebut terdapat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Yang menjadi pertanyaannya, apakah mutasi tersebut ada kaitannya dengan aktivitas PETI, dan apakah keduanya dinilai tidak mampu menghentikan kegiatan ilegal itu, atau ada hal yang lain,

Mengingat dari awal kedua Kapolsek tersebut bertugas, kinerja mereka terus saja disoroti banyak pihak.

Seperti yang diketahui, Kapolsek Patilanggio Ipda Jufri Mokodongan dimutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolda Gorontalo, Nomor : Kep /365/VIII/ 2023, tertanggal 25 Agustus 2023 Polda Gorontalo tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Gorontalo, sehingga dirinya terhitung baru bertugas selama 7 bulan sebagai Kapolsek di wilayah tersebut.

Sedangkan Kapolsek Taluditi Ipda Jefriansyah Tangahu dilantik sebagai Kapolsek Taluditi berdasarkan telegram kapolda Gorontalo, Nomor Kep/156/Vl/2023 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Gorontalo, sehingga terhitung baru bertugas selama 9 bulan.

Kapolres Pohuwato AKBP Winarno , ketika dimintai keterangan terkait hal tersebut membantah bahwa mutasi kedua Kapolsek tersebut ada hubungannya dengan aktivitas PETI.

“Mutasi merupakan hal yang wajar pada institusi polri, apa itu sebagai bentuk penyegaran atau promosi, jadi tidak ada kaitan dengan hal-hal diluar ketentuan”, Kata Kapolres AKBP Winarno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *