High Level Meeting Pengendalian Inflasi Provinsi Papau Barat Daya. Jumat, (05/04/ 2024), bertempat di Rylich Panorama Hotel, kota Sorong

Papua Barat Daya – Bharindojakartaindonesia.com/- Dihadiri oleh Pejabat Gubernur Papua Barat Daya, Pangkoarmada III, Danlantamal XIV, Danpasmar III, Dandim 1802 Sorong, Kepala Kejaksaan Negeri Sorong, Kaposda Binda, Kepala Bulog, Kepala Badan Pusat Statistik, Para Bupati se Papua Barat Daya, Pimpinan SKPD, Forkopimda, Pelaku Usaha, perwakilan Bank Indonesia, Waka Polresta Sorong Kota & Wadir Polairud Polda PBD

Pembukaan High Level Meeting Pengendalian Inflasi Provinsi Papua Barat Daya ini dimulai dengan pembacaan do’a dengan penuh khidmat.

Kemudian dianjutkan dengan sambutan / pemaparan oleh PJ Gubernur Papua Barat, beliau menyampaikan beberapa poin penting diantaranya yaitu Provinsi Papua Barat Daya terbaik dalam pengendalian inflasi se- Indonesia, beliau memberikan apresiasi kepada seluruh stake holder yang telah berperan tanggulangi inflasi, menyampaikan bahwa⁠ faktor utama keberhasilan tanggulangi inflasi yakni Koordinasi, beliau menghimbau untuk ⁠intensifkan pemantauan juga pengawasan sesuai peran masing2, melaksanakan secara terus menerus Strong Kordinasi, kendalikan kebijakan fluktuasi inflasi, kampanyekan stabilisasi harga juga ketersediaan bahan pokok ditengah masyarakat ( hindari keresahan ), harus siap dan berani intervensi, terakhir beliau menghimbau untuk rapatkan barisan dan lanjutkan hal-hal ini pada level bawah secara massiv.

Pada meeting tersebut ada juga pemaparan persentase dari Bank Indonesia, beliau menyampaikan bahwa penyumbang inflasi dari bahan makanan yaitu beras, ikan laut dan transportasi, beliau juga menyampaikan bahwa pergerakan inflasi di Sorong Selatan sudah di luar batas ambang inflasi, lima komuditas yang akan mengalami kenaikan harga yaitu beras, telur, cabe merah, gula pasir dan minyak goreng, sehingga beliau menyampaikan perlunya dilakukan ⁠monitoring dan sidak ke pasar-pasar juga melakukan ⁠optimalisasi belanja yang tak terduga.

Lanjut dengan pemaparan dari Kepala Badan Pusat Statistik,
dengan poin-poin penting yang disampaikan sebagai berikut:
* Trend inflasi ada di Sorong selatan
* Inflasi di kota Sorong cukup terkendali
* Inflasi Kabupaten Sorong juga masih di bawah ambang batas

Pemaparan dari Kepala Bulog,
Dengan poin-poin penting sebagai berikut:
* Stok beras, gula dan minyak goreng dengan ketahanan selama 2 bulan.
* 7.788 ton bantuan pangan yg akan disalurkan
* Melakukan pengawasan bantuan pangan oleh pihak-pihak terkait

Pemaparan dari Walikota Sorong, beliau menyampaikan terkait dengan inflasi ini harus di pacu dengan usaha-usaha dari daerah yakni dari Sorong Selatan, Raja Ampat, Maybrat dan Tambrauw dengan bekerjasama dan berkoordinasi.

Terakhir rangkuman pemaparan oleh penjabat Bupati Kabupaten Sorong sekaligus mengakhiri kegiatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *